Kementerian PU Rampungkan Perbaikan Jalan Nasional Porong Pascabencana Banjir

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali menyelesaikan penanganan kerusakan di ruas Jalan Nasional Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang terdampak banjir pada Senin (16/6) lalu.

Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Kali Ketapang setelah curah hujan tinggi mengguyur kawasan Porong. Luapan air merendam badan jalan dengan ketinggian air mencapai 50–70 cm sepanjang ±300 meter, sehingga menyebabkan penutupan sementara akses jalan poros utama Surabaya–Malang selama 20 jam.

Hasil survei lapangan pascabanjir menunjukkan sejumlah titik kerusakan, khususnya pada ruas Bts Sidoarjo–Gempol Km SBY 30+000 hingga 31+850. Tim BBPJN Jatim–Bali telah melakukan penanganan cepat dengan metode patching untuk memulihkan kondisi jalan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta distribusi logistik di jalur strategis tersebut.

Dalam keterangannya, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Jumat (27/6). Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan harus dibarengi dengan penguatan sistem pengendalian banjir agar infrastruktur jalan nasional tetap berfungsi optimal.

“Saat ini sudah ada lima kolam retensi dan enam pompa yang disiagakan oleh Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) saat banjir terjadi. Namun hujan deras yang bersamaan dengan pasang purnama membuat air meluap dan tidak tertampung,” ujar Wamen Diana dikutip siaran pers Kementerian PU, Senin (30/6).

Ia juga mendorong adanya penanganan lanjutan seperti penambahan kolam retensi dan penyediaan pompa mobile untuk mencegah terulangnya banjir serupa di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali, Gunadi Antariksa, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan telah rampung.

“Penutupan jalan hanya berlangsung selama 20 jam saat banjir. Setelah itu, akses jalan kembali dibuka dan dilakukan perbaikan di titik-titik kerusakan. Kini arus lalu lintas dari arah Surabaya maupun Malang sudah kembali normal,” ungkapnya.

Dengan selesainya perbaikan ini, Kementerian PU memastikan konektivitas antarwilayah di jalur nasional tetap terjaga, serta siap menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem di masa mendatang.

Foto: Kementerian PU