Kementerian PUPR Manfaatkan Karet Jadi Aspal, Ini Dia Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen karet terbesar di dunia. Hal tersebut membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga memanfaatkan karet sebagai bahan tambahan aspal.

Aspal karet dinilai cocok untuk diterapkan pada beban lalu lintas sedang. Pemanfaatan aspal karet pun berdampak positif, salah satunya yaitu campuran karet pada aspal dinilai akan memperkuat dan menambah lama usia penggunaan aspal.

Di mana umur layanan jalan menjadi lebih panjang selama 1,5-2x dibandingkan aspal murni. Hal tersebut tentunya dapat menghemat biaya pemeliharaan dan perbaikan jalan.

Aspal karet juga memiliki tingkat kekerasan yang lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda pada saat aspal basah, dan daya tahan lebih tinggi dibanding aspal biasa

Yang tidak kalah penting, permintaan karet akan membantu perekonomian petani karet sebagai penyedia bahan baku pada rantai pasok aspal karet.

Pada 2020 lalu, Ditjen Bina Marga melakukan pembelian 10,635 ton bahan olahan karet dari para petani karet di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan dengan anggaran kurang lebih Rp100 miliar.

Pemanfaatkan karet menjadi aspal ini juga berkat daerah penghasil karet yang tersebar di Indonesia. Adapun daerah penghasil karet terbesar di Indonesia diantaranya yaitu Provinsi Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertanian tahun 2018, Provinsi penghasil karet terbesar yaitu Sumatera Selatan, daerah tersebut menghasilkan 982 ribu ton atau sekitar 27% dari total produksi karet nasional.

Di urutan kedua, Sumatera Utara dengan produksi 461 ribu ton atau sekitar 12,7% dari total, dan selanjutnya Riau dengan produksi 369 ribu ton atau sekitar 9,5% dari total.(Dwi)

Related posts