Komisi VI DPR RI Optimis Bali Dibuka untuk Wisman Juli 2021

Rencana pembukan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2021 yang di jadwalkan Presiden Joko Widodo mendatang disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih. Masyarakat Bali yang selama ini sangat bergantung dari sektor pariwisata. Tercatat, pada triwulan II tahun 2020 perekonomian Bali menurun hingga minus 10,98 persen dan mengalami kerugian sekitar Rp.9,7 triliun setiap bulan dari sektor pariwisata. Akhirnya dengan kabar baik ini pelaku pariwisata kembali mendapatkan angin segar.

Sebelumnya, kabar baik ini juga datang dari Menteri Pariwisata dan Eknomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai melakukan rapat koodinasi dengan Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster di rumah Jabatan Gubernur, Denpasar.

Dilansir pada laman dpr.go.id, senin (14/06/2021) Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, mengungkapkan semakin cepat semakin baik untuk mewujudkan wisatawan mancanegara Bali pada Juli tersebut. Namun dalam hal ini, Demer sapaan akrabnya meminta seluruh komponen pariwisata Bali harus tetap beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat jangan sampai terlena karena euforia pembukaan pariwisata dan meminta seluruh pihak harus terus menyadari keadaan saat ini masih dibawah bayang-bayang Covid-19.

“Semakin cepat, semakin baik untuk diimplementasikan pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara pada bulan Juli. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, per 25 Mei 2020, sebanyak 71.313 tenaga kerja sektor formal di-PHK dan 2.570 orang kehilangan pekerjaan, dan saya meminta kepada Pemerintah Daerah Bali agar membuat semacam petunjuk pelaksanaan atau pedoman yang baku bagi industri pariwisata tetang protokol kesehatan Covid-19 semacam SOP (Standar Operasional Prosedur),” ujar politisi Fraksi Partai Golkar itu.(Sof.Foto.dok.DPR RI)

Related posts