Mendorong Transformasi Digital

Jakarta,Gpriority-Selama 4 hari (25-28 Agustus 2020) Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar acara PANDI Meeting 11.

PANDI Meeting 11 merupakan acara tahunan PANDI yang terdiri dari berbagai program menarik dan bermanfaat yang terkait dengan pengelolaan nama domain .ID. Para pemangku kepentingan Internet Indonesia, seperti; media, pemerintah, regulator, komunitas TIK, akademisi, mahasiswa serta publik hadir dan berpartisipasi aktif sebagai narasumber maupun sebagai partisipan. 

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, untuk tahun ini PANDI Meeting 11 digelar secara virtual. Menurut Ketua PANDI,Prof.Yudho M.Kom.,Ph.D,CISA,CISM saat membuka acara pada Selasa (25/8), Covid-19 yang mendorong PANDI untuk menyelenggarakannya secara virtual.

Meski digelar secara virtual, Yudho menjamin PANDI Meeting 11 tidak kalah menarik dengan gelaran tatap muka yang sudah mereka selenggarakan.” Kenapa saya bilang menarik, karena banyak sekali acara menarik yang akan kami gelar,” ucap Yudho.


Yudho dalam sambutannya juga mengatakan, “PANDI juga telah mencetak tonggak sejarah baru dengan SRM (Sistem Registri Mandiri) dan kami optimis bisa mencapai target 472.569 nama domain.”

“Saya dan segenap keluarga PANDI berterima kasih untuk seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder serta mitra PANDI yang telah berusaha keras untuk percepatan digitalisasi agar seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaatnya,” jelasnya. “Mari kita ambil peluang ini menjadi hal yang positif pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucap Yudho.


Dirjen APTIKA Kemenkominfo Samuel A. Pangerapan yang turut membuka acara secara virtual menyatakan, bahwa Kemenkominfo pada saat ini terus berupaya melakukan percepatan pengembangan internet hingga ke pelosok desa. Dengan adanya internet hingga pelosok desa, program Indonesia bebas sinyal seperti digaungkan Kemenkominfo bisa tercapai.(Haris.Foto.dok.Pandi)

Related posts