Menhub Budi Mencari Rumusan agar Sektor Transportasi Cepat Pulih

Jakarta-Gpriority,Saat memberikan keynote speech di acara diskusi virtual dengan tema “Transportasi Publik dan Geliat Ekonomi Pada Masa Pandemi”,Rabu (22/7/2200), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian perhubungan tengah mencari solusi agar sektor transportasi yang turut terkena dampak Covid-19 bisa secepatnya pulih.

“ Hingga saat ini, kami terus mencari rumusan kebijakan yang tepat bagi penumpang dan perusahaan transportasi. Sehingga penumpang tetap sehat saat bertransportasi dan perusahaan tidak merugi serta tetap bertahan di masa pandemi ini,” ucap Budi.

Kemenhub seperti dituturkan Budi telah melakukan berbagai upaya guna memulihkan sektor transportasi. Namun hingga saat ini peningkatannya terbilang hanya sedikit dibandingkan sebelum Covid-19 melanda.

“ kami akan mencoba mencari tahu akar permasalahannya dimana. Sehingga sektor transportasi bisa cepat pulih,” ujar Budi.

Staf Khusus Kemenhub Wihana Kirana Jaya yang menjadi pembicara dalam acara tersebut mengatakan, ada beberapa kebijakan yang akan coba diterapkan oleh Kemenhub salah satunya mempersilahkan kembali ASN untuk melakukan perjalanan dinas.” Tidak hanya melakukan perjalanan dinas, ASN juga dipersilahkan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di daerah tersebut,” ucap Wihana Kirana Jaya.

Menurutnya, perjalanan ke objek wisata dapat mendorong pembelanjaan uang dan menciptakan efek berganda kepada masyarakat. Pihaknya juga tengah menyusun pemberian subsidi sektor transportasi guna meningkatkan output sektor tersebut. Adapun subsidi ini ditujukan untuk korporasi, operator, atau kepada masyarakat.


Akademi ITS Surabaya,Saut Gurning yang juga menjadi pembicara dalam dialog virtual tersebut memberikan saran agar Kemenhub membuat iklan terkait dengan transportasi aman dan nyaman dari Covid-19.” Dengan adanya iklan, dipastikan penumpang semakin bertambah,” ucap Saut Gurning.

Saut juga mengatakan agar pemerintah pusat mempercepat pengumuman hasil rapid test yang digelar oleh pihak bandara, stasiun dan pelabuhan. Sehingga para calon penumpang bisa secepatnya bepergian ke daerah asal tujuannya. “ Seperti yang diketahui bersama. Untuk naik kereta api, pesawat maupun kapal laut, para penumpang yang belum memiliki surat keterangan bebas covid-19, harus melakukan rapid test terlebih dahulu. Namun dikarenakan gratis, hasil rapid test tidak bisa diketahui secepatnya. Hal inilah yang membuat penumpang merasa kecewa dan enggan untuk naik kereta api, pesawat dan kapal laut,” ucap Saut.
Permasalahan-permasalahan inilah yang menurut Saut harus segera ditanggulangi, sehingga sektor transportasi bisa kembali meningkat.(Haris)

Related posts