Bekasi, GPriority.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, menyoroti insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut menurutnya menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian di Indonesia.
“Harapan kami bahwa kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini dan menjadi pelajaran buat kami untuk memperbaiki layanan kereta api kita,” ujar Dudy kepada wartawan pada Selasa (28/4).
Dalam kesempatan tersebut, Dudy turut menyampaikan dukacita bagi seluruh korban yang meninggal dunia akibat tragedi ini. Terlebih, menurut laporan dari Basarnas, seluruh korban dalam kejadian ini merupakan perempuan.
“Kami ingin mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya beberapa penumpang kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini,” ungkapnya.
Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL ini terjadi di lintasan padat yang memiliki frekuensi perjalanan tinggi setiap harinya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta mengalami gangguan, baik berupa keterlambatan maupun perubahan jadwal.
Selain berdampak pada operasional, kecelakaan ini juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait aspek keselamatan transportasi kereta api.
Banyak pihak berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan standar keamanan.
