Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Indonesia menargetkan penjualan kendaraan listrik (electric vehicles/EV) mencapai 100 ribu unit pada akhir 2025, seiring meningkatnya adopsi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air. Target ini dinilai realistis menyusul tren pertumbuhan penjualan EV yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rachmat Kaimuddin, menyampaikan optimisme tersebut dalam pidatonya pada forum kendaraan listrik di Jakarta, Kamis (24/4).
“Dari Januari hingga pertengahan April 2025, penjualan mobil listrik telah melampaui 16.000 unit. Itulah alasan kami cukup optimistis dengan target tersebut. Jika mengamati trennya, kami berpotensi mencapai 100.000 unit pada tahun ini,” ujar Rachmat dikutip, Selasa (27/5).
Ia juga mengungkapkan bahwa penjualan EV di Indonesia meningkat secara konsisten sejak 2021. Pada 2024, penjualan EV tercatat mencapai 43.000 unit, tumbuh 152,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 17.000 unit.
Menurut Rachmat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi kendaraan listrik global, didukung oleh kapasitas industri dan rantai pasokan yang memadai.
Ia menambahkan bahwa percepatan transisi menuju kendaraan listrik merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mewujudkan kemandirian energi nasional, dan meningkatkan kualitas udara di wilayah perkotaan.
Foto: GPriority/Dimas A Putra
