Jakarta, GPriority.co.id – Menjelang Idulfitri, mudik lebaran menjadi tradisi yang telah melekat bagi masyarakat Indonesia. Namun bagi para pemilik hewan peliharaan, tak sedikit yang merasa kebingungan saat ingin pergi mudik.
Meski banyak juga yang akhirnya membawa hewan peliharaan mereka untuk ikut mudik lebaran, tetapi hal tersebut kadang merepotkan hingga akhirnya membuat hewan peliharan berujung stres dan jatuh sakit.
Apabila pemilik hewan merasa bingung, pet hotel dapat menjadi solusi anabul tetap terjaga saat mudik lebaran. Pada Selasa (17/3), GPriority berkesempatan mewawancari salah satu pet shop di daerah Jakarta Timur yang juga menawarkan jasa pet hotel atau penitipan hewan peliharaan.
Menurut drh. Tania, permintaan pet hotel menjelang lebaran mengalami peningkatan, sehingga jauh sebelum lebaran, pet owner sudah terlebih dahulu mem-booking kandang untuk anabulnya.
“Kalau pet hotel itu ada macam-macam, ada 5 tipe. Tipe pertama itu medium, lalu ada large, dan suite. Itu terletak pada ukuran kandang atau kamarnya. Kemudian ada medium sharing untuk busui (kucing menyusui) dan kittennya, lalu ada super large dan single suite,” jelasnya.
Untuk harganya pun beragam, mulai dari basic (Rp70.000 per malam), medium (Rp90.000 per malam), super large (Rp120.000 per malam), single suite (Rp135.000 per malam), hingga medium sharing (Rp150.000 per malam).

Drh. Tania menyebut, meski ditemukan tantangan dalam mengelola pet hotel, namun semaksimal mungkin ia bersama tim-nya meng-handle tantangan tersebut. Salah satunya saat kucing menyesuaikan diri dengan tempat tinggal sementaranya.
“Karena kan kucing itu sangat kompetitif gitu, ya. Dengan saingannya, dengan temannya, mau dia satu owner pun, mereka ada kemungkinan untuk berantem. Jadi kita mengakalinya dengan kandang-kandang itu disekat supaya mereka nggak berantem,” sebutnya.
Agar kucing merasa nyaman saat diinapkan, pet hotel biasanya akan membagi tugas dengan para pekerjanya mulai dari piket pagi dan piket sore. Seperti di pagi hari misalnya untuk mengganti pasir, membuang makanan sisa, hingga menghigieniskan kandang.
“Mulai dari tray (tempat makan dan minum) yang kita bersihkan, kita ganti setiap hari pagi dan sore,” ujar drh. Tania.
Sementara itu, untuk syarat khusus penitipan kucing, beberapa syarat utamanya antara lain kucing harus bebas kutu, sudah divaksin, serta diberi obat cacing. Selain itu, layanan tambahan lainnya sebelum check-in pet hotel, kucing diwajibkan untuk grooming, begitu pun saat ingin kembali pulang dengan pemiliknya.
Apabila ditemukan kucing sakit saat diinapkan, dokter juga akan selalu standby untuk menanganinya.
“Nggak hanya pas sakit, tiap hari kita juga me-maintenance apakah ada gejala-gejala yang mengindikasikan dia lagi tidak sehat, lagi gak fit, kemudian kalo misal kucing dalam keadaan tidak sehat, otomatis pet hotel akan memindahkan ke rawat inap dan ruangannya terpisah,” pungkas drh. Tania.
