Profil Ketua DPRD Kota Tarakan

Nama                                : Al Rhazali, S.IP
Tempat, Tanggal, Lahir : Tarakan, 25-10-1989
Umur                                : 31 Tahun
Jenis Kelamin                 : Laki-laki
Pendidikan.                    : S1
Alamat                            : Jln. Mulawarman
Agama                             : Islam
Status Perkawinan       : Kawin

Alrhazali, S.IP dilantik sebagai pimpinan definitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan periode 2019-2024, menghasilkan enam (6) Peraturan Daerah (Perda) dan satu pencabutan Perda Kota Tarakan tahun 2002 Tentang Izin Gangguan.

Berikut daftar Perda yang dihasilkan:
1.Perda tentang Penanggulangan Bencana Daerah.
2.Perda No. 12 tahun 2009 Tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perumda Air Minum Tirta Alam.
3.Perda No. 04 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No. 03 Tahun 2012 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu
4.Perda No. 01 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua atas Perda No. 01 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah
5.Perda No. 03 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua atas Perda No. 02 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Usaha
6.Perda No. 02 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas Perda No. 01 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum

Alrhazali sebagai Ketua DPRD Kota Tarakan mengatakan, bahwa mengemban tugas menjadi wakil rakyat tentu tidak mudah mengingat tugas pokok DPRD yaitu, pengawasan, legislasi, dan anggaran.
“Saya menganggap bahwa tupoksi sebagai wakil rakyat adalah sebuah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menjalankan amanah rakyat. Saya tidak menjadikan ini beban, melainkan tanggungjawab yang harus dijalankan dengan baik”, katanya.

Pimpinan wakil rakyat yang terbilang muda ini, mengajak kepada semua pemuda hari ini tanpa terkecuali untuk berani mengambil sikap di tengah situasi negara yang membutuhkan gebrakan dari anak-anak muda.

”Kepada pemuda dimanapun berada saat ini tanpa terkecuali, negara hari ini membutuhkan gagasan yang visioner dan progresif dari teman-teman semua. Ini saatnya kita harus berani mengambil sikap”, tegas Alrhazali.

Terpisah dari itu, di tengah transmisi lokal covid-19 yang kembali meningkat, Alrazali memberikan himbauan kepada warga Kota Tarakan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dari Pemerintah Kota Tarakan.
“Kasus transmisi lokal covid-19 ini terjadi akibat protokol kesehatan yang belum totalitas dijalankan. Oleh Karena itu, untuk memutus mata rantai penularan ini, kita harus saling menjaga satu sama lain dengan berkomitmen mengurangi aktivitas di luar rumah, jaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan selalu gunakan masker jika bepergian. Ini yang paling basic untuk kita jalankan. Insyallah, semua akan kembali normal”, himbau Alrhazali.
(FBI)

Related posts