Raih Nilai B, Teluk Wondama Wakili Papua Barat Menerima Penghargaan Reformasi Birokrasi

Jakarta,Gpriority- Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama diundang Kementerian PANRB untuk hadir menerima hasil evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi. Usai menerima undangan, Teluk Wondama yang diwakili Sekda Denny Simbar hadir ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

Dalam siaran langsung SAKIP AWARD-RB 2020 melalui kanal You Tube Kementerian PANRB, Kamis (22/4/2021) nampak terlihat penghargaan diberikan langsung Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo kepada Denny Simbar dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Ditemui usai penghargaan, Denny Simbar mengatakan bahwa untuk Teluk Wondama penghargaan hasil evaluasi yang diperoleh berasal dari Reformasi Birokrasinya, karena nilai evaluasi Reformasi Birokrasi sama dengan nilai SAKIP-nya yakni B.” Karena di SAKIP ada Sorong yang mewakili, maka kita ditunjuk sebagai perwakilan dari Papua Barat yang menerima penghargaan untuk reformasi birokrasinya,” ucap Denny Simbar.

Lebih lanjut dikatakan Denny Simbar, ditunjuk sebagai perwakilan Papua Barat untuk reformasi birokrasi tentu saja merupakan kebanggan sendiri. Karena ini membuktikan bahwa nilai yang diperoleh Teluk Wondama di bidang reformasi birokrasi cukup tinggi.

“ Tahun ini kami memperoleh nilai yang cukup tinggi yakni 61,88, naik 1,37 dibandingkan tahun 2019. Sedangkan untuk SAKIP nya kami juga memperoleh nilai B dengan skor 65,62 sedangkan tahun lalu 4,53,” jelas Denny Simbar.

Menurut Denny, untuk Reformasi Birokrasi nilai tersebut didapat setelah menghitung dari perubahan pola pikir,aparatur dalam mengelola birokrasi, ketaatan terhadap regulasi, akuntabilitas kinerja, pelaksanaan pengawasan, ketatalaksanaan dan pelayanan publik. “ Semua itu dinilai ke dalam indikator hasil dan indikator pengungkit,” kata Denny Simbar.

Meski mendapat nilai evaluasi cukup tinggi yakni B di Reformasi Birokrasi dan SAKIP, tidak membuat Teluk Wondama berpuas diri, justru keberhasilan ini harus dijadikan cambuk agar bisa ditingkatkan kembali di tahun depan.” Untuk itulah area-area yang nilainya masih kurang baik akan kami tingkatkan, sedangkan yang sudah baik harus tetap dipertahankan,” tutup Denny Simbar.(Hs.Foto.dok.Pribadi)

 

 

 

Related posts