Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia menandai langkah besar dalam diplomasi olahraga internasional setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) BRICS Sports Group dalam pertemuan tingkat menteri. Penandatanganan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan baru di panggung olahraga global menjelang Indonesia Emas 2045.
Partisipasi Indonesia dalam BRICS Sports Group merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjadikan olahraga sebagai alat diplomasi strategis dan pembangunan sosial-ekonomi berkelanjutan antarnegara.
“Ini bukan sekadar kolaborasi teknis. Ini adalah strategi diplomasi Indonesia untuk memperkuat solidaritas global melalui olahraga,” tegas Menpora Dito dikutip laman resmi Kemenpora, Sabtu (7/6).
Melalui MoU ini, Indonesia dan negara anggota BRICS sepakat untuk:
- Menyelenggarakan ajang BRICS Games secara rutin;
- Mendorong pertukaran atlet, pelatih, dan tenaga ahli olahraga;
- Mengembangkan riset dan pendidikan sport science serta program anti-doping;
- Melestarikan olahraga tradisional dan mengangkat cabang non-Olimpiade;
- Meningkatkan profesionalisme pengelolaan industri olahraga;
- Memperluas integrasi sosial melalui sport for all;
- Menyelenggarakan seminar dan kongres bersama terkait kebijakan olahraga;
- Memperkuat kerja sama bilateral antaranggota BRICS;
- Membangun model integritas olahraga BRICS berbasis sportivitas dan transparansi.
Tak hanya itu, Menpora Dito juga menyoroti isu-isu strategis global seperti kesehatan mental atlet, transformasi digital di dunia olahraga, dan peran penting pemuda dalam sport diplomacy.
Indonesia secara resmi menjadi anggota BRICS per 1 Januari 2025. Dengan demikian, keterlibatan dalam inisiatif olahraga BRICS akan menjadi bagian penting dari arah pembangunan nasional jangka panjang.
“Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan karakter dan nilai-nilai bangsa Indonesia di panggung dunia. Bukan hanya soal medali, tetapi tentang kepemimpinan, inovasi, dan fair play,” pungkas Menpora.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap mengambil peran strategis dalam peta olahraga internasional, sekaligus menjadikan olahraga sebagai instrumen utama menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Foto: dok.Kemenpora
