RUSLI HABIBIE, PARTICIPATIVE LEADERSHIP

“Pemimpin sederhana,
berkarya nyata hingga masa akhir jabatan,
kepemimpinan partisipatif,
pemimpin tahan banting.”


Participative Leadership atau kepemimpinan partisipatif merupakan suatu model kepemimpinan seseorang yang mengikutsertakan bawahan dalam pengambilan keputusan (Ranupandojo, 2000:75). Aspek-aspek participative leadership di antaranya mencakup konsultasi, pengambilan keputusan bersama, membagi kewenangan, desentralisasi dan manajemen yang demokratis.


Tak syak lagi, gaya kepemimpinan partisipatif sejatinya diperagakan Gubernur Rusli Habibie dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Gorontalo dalam dua periode masa jabatan kepemimpinannya hingga saat ini.


Rusli Habibie yang tak lain adalah keponakan mendiang Presiden ke-3 BJ.Habibie menjabat Gubernur Provinsi Gorontalo dua periode yakni 2012-2017 dan 2017-2022.


Drs. Rusli Habibie, M.A.P lahir di Gorontalo pada 6 Juni 1962. Ia menempuh pendidikan di SDN Tamalate, SMPN Kabila, SMA Tri Dharma Gorontalo. la meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung dan Pascasarjana STIA LAN Makassar.


Rusli Habibie yang juga merupakan Ketua DPD Golkar ini mengawali karier kerja sebagai karyawan di PT Industri Pesawat Terbang Nusantara pada Tahun 1992-1998. Ia menjadi pengusaha dengan menjadi Direktur PT Cahaya Mandiri Persada.


“Bapak Pembangunan Gorontalo” disandangnya lantaran dedikasinya
dalam melakukan pembangunan di Gorontalo. Julukan lainnya adalah “Gubernur 5000”, lantaran ia sering turun menggelar pasar murah menjual bahan pokok serba lima ribu rupiah.


Hidup di tengah keluarga guru dan petani membuat Rusli merasakan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti diungkap Kompaspedia.Kompas.id. Rusli kecil sudah terbiasa membantu orang tuanya bekerja bertani, membajak sawah, memberi makan hewan ternak. Tak heran bila sejak kecil ia sudah memiliki sikap disiplin dan bertanggungjawab.


Sebelum Gubernur, Rusli Habibie sempat menjadi Bupati Gorontalo Utara 2008-2013 yang berpasangan dengan Indra Yasin. Kala itu ia diusung Partai Golkar dan Demokrat.


Selanjutnya, Rusli Habibie mencalonkan diri sebagai Gubernur Gorontalo meskipun jabatan sebagai Bupati Gorontalo Utara belum berakhir. Dan ia terpilih bersama pasangannya Idris Rahim, resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2012-2017 pada 16 Januari 2012.


Tahun 2017, ia yang kembali berpasangan dengan Idris Rahim memenangkan pemilihan Gubernur untuk periode keduanya.


Berikut ini perjalanan karier, organisasi dan penghargaan atas konsistensi Rusli Habibie.


Bupati Gorontalo Utara (2008–2012);

Gubernur Gorontalo (2012–2017);

Gubernur Gorontalo (2017–2022);

Ketua HPMIG Bandung Jawa Barat (1988–1991);

Pengurus ICMI Orwil Jawa Barat
Ketua Umum KNPI Provinsi Gorontalo (2001–2004);

Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (AKAINDO) ( 2002 – 2007 );

Ketua Umum KADINDA Provinsi Gorontalo ( 2003 – 2008 );

Ketua BPD Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Gorontalo ( 2007 );

Wakil Ketua Bidang Usaha Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo ( 2007 – 2012 );

Wakil Ketua Gorontalo Golf Club (GGC) Provinsi Gorontalo ( 2007 – 2012 );

Ketua Umum AKAINDO Provinsi Gorontalo;

Ketua KADINDA Provinsi Gorontalo (2003–2008);

Ketua Umum Ketua Umum BPD GAPENSI Provinsi Gorontalo (2007–2010);

Wakil Ketua Bidang Usaha Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo (2007–2012);

Wakil Ketua Pengda PSSI Provinsi Gorontalo (2008–2012);

Wakil Ketua Himpunan Saudagar Gorontalo (HSG);

Wakil Ketua Pengda PSSI Provinsi Gorontalo (2008–2012);

Bendahara SOKSI Provinsi Gorontalo;

Bendahara DPD I Golkar Provinsi Gorontalo (2001–2008);

Wakil Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Gorontalo ( 2008 – 2012 );

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo ( 2008 – 2009 );

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo ( 2009 – 2015 );

Ketua DPD Partai Golkar Gorontalo (2015-2020);

Ketua DPD Golkar Gorontalo (2020-sekarang);

Ketua Pengda IOF Gorontalo (2020-2024);

Penghargaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (2017);

Penghargaan Kapabilitas Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) (2019);

APPSI Gubernur Awards (2019)
LHKPN terbaik tingkat provinsi dari KPK (2020).# (ADV)

 

 

Related posts