Sebatik Barat Mendapat Wilayah Tambahan

Jakarta,Gpriority-Usai tercapai kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia terkait (Outstanding Boundary Problem) di sektor Timur Provinsi kaltara, Kecamatan Sebatik Barat mendapat wilayah tambahan berdasarkan hasil yang telah ditetapkan.

Camat Sebatik Barat yang ditemui usai acara sosialisasi hasil survei penyelesaian sengketa batas negara Indonesia dan Malaysia, di sektor timur provinsi Kalimantan Utara yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (12/03/2020) mengatakan, berdasarkan hasil batas yang telah ditetapkan Sebatik Barat mendapat tambahan wilayah sebesar 125 hektar yang di dalamnya ada perkebunan kelapa sawit.

Tambahan wilayah inilah yang kemudian membuat masyarakat meminta agar bisa diambil oleh mereka. Namun dikarenakan belum ada MOU, Darwin selaku Camat melarangnya dan langsung mengkonsultasikan kepada Kemendagri di dalam acara tersebut.

Oleh Kemendagri disaranankan agar tanah tersebut jangan diapa-apakan terlebih dahulu. Pihak perusahaan Malaysia yang mengelola perkebunan kelapa sawit pun meminta kepada Darwin agar perkebunan tersebut tidak diapa-apakan terlebih dahulu hingga ada keputusan dari pemerintah Indonesia terkait masalah tersebut.

Selain itu yang menjadi permasalahan lainnya adalah apakah kelebihan lahan itu akan dimasukkan ke desa terdekat atau dibuatkan desa baru lagi, karena berhubungan dengan Anggaran Dana Desa.

” Kalau kita dapat wilayah ini sudah positif dan menjadi milik Kecamatan Sebatik Barat khususnya Desa Bambangan, berarti Desa Bambangan akan mendapat banyak dana desa berdasarkan wilayah,” ujar Darwin.

Terkait pariwisata yang diunggulkan di Sebatik Barat adalah wisata alam yakni air terjun.(Hs)

Related posts