Terapkan PPKM Darurat, ini Syarat Masuk Balikpapan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ditetapkan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mulai Senin (12/7). Rahmad Mas’ud berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkompimda) setempat bahwasanya setiap orang yang akan masuk ke Balikpapan harus menunjukan hasil tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) negative Covid-19 dan bukti telah divaksin minimal untuk dosis pertama.

Hal ini dilakukan karena, penyumbang virus Covid-19 sejauh ini disumbangkan paling banyak oleh para pendatang. “Di mana wajib bagi Anda yang masuk ke Balikpapan menggunakan PCR dan minimal satu kali di vaksin. Langkah kami mengantisipasi, bukan kami melarang orang luar masuk. Kami melakukan pengetatan askses pintu masuk,” ujar Rahmad dikutip dari CNN, Minggu (11/7).

Ia menambahkan, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk isolasi pasien Covid-29 di seluruh rumah sakit Balikpapan telah mencapai 98 peren. Sementara BOR intensive Care Unit (ICU) mencapai 100 persen dimana keduanya telah melampui ambang batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 60 persen.

Rahmad juga sudah menyediakan alternatif sejumlah tempat yang dapat digunakan untuk isolasi mandiri yaitu wisma yang dapat digunakan jika rumah sakit penuh.

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, Rahmad juga sudah meminta tokoh agama dan tokoh msyarakat agar mengimbau kepada warga untu melaksanakan salat idul Adha di rumah saja, hal ini sesuai instruksi pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts