Tips Jaga Kebersihan Saat Haid: Hindari Sabun Wangi Berlebihan

Ilustrasi wanita sedang haid/Foto RSUD Awet Muda Narmada Ilustrasi wanita sedang haid/Foto RSUD Awet Muda Narmada

Jakarta, GPriority.co.id – Tetap bersih dan nyaman saat sedang menstruasi atau haid adalah harapan setiap perempuan.

Dengan menjaga kebersihan, aktivitas sehari-hari bisa dijalani dengan lebih bebas, sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Praktisi Kesehatan Masyarakat sekaligus Kepala Seksi Pelayanan Medik & Keperawatan RSUD Tamansari, dr Ngabila Salama membagikan sejumlah tips praktis yang bisa dilakukan saat haid, agar tubuh tetap bersih, diantaranya:

Rutin Ganti Pembalut

Dia menyarankan agar para perempuan mengganti pembalut setiap 3–4 jam sekali, meski belum penuh.

“Darah haid mudah menjadi tempat berkembang biak bakteri. Jika dibiarkan terlalu lama bisa menimbulkan bau, gatal, hingga infeksi,” ucap dr Ngabila kepada Majalah GPriority, Kamis (18/9).

Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Ganti Pembalut

Menurut dia, mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut merupakan hal penting agar kuman tidak berpindah ke area kewanitaan maupun tersebar ke orang lain.

Basuh Vagina Dari Depan ke Belakang

Setelah buang air, tambah dr Ngabila, biasakan untuk membasuh dengan arah dari vagina ke anus, bukan sebaliknya.

“Cara ini mencegah bakteri dari anus masuk ke vagina atau saluran kemih,” tuturnya.

Hindari Sabun Wangi Berlebihan

Dr Ngabila mengingatkan untuk menggunakan air mengalir atau sabun lembut tanpa parfum saat mencuci area kewanitaan.

“Sabun berpewangi bisa mengganggu pH alami vagina dan berisiko menimbulkan iritasi atau infeksi jamur,” katanya.

Buang Pembalut dengan Benar

Dia melanjutkan, ketika hendak membuang pembalut, upayakan membungkusnya rapat menggunakan tisu, kertas, atau plastik terlebih dahulu.

“Jangan pernah membuangnya ke toilet karena bisa menyumbat saluran,” ucap dr Ngabila.

Pilih Pakaian Dalam yang Nyaman

Dr Ngabila menyarankan mengenakan pakaian dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat ketika sedang haid, agar area kewanitaan tidak lembap.

“Ganti celana dalam minimal dua kali sehari atau ketika terasa lembap,” tuturnya.

Mandi Seperti Biasa

Dia menegaskan, tidak ada larangan mandi saat haid. Bahkan, mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh lebih segar dan membantu meredakan kram.

Sediakan Pembalut Cadangan

Menyediakan pembalut cadangan di tas merupakan hal yang sangat penting. Hal itu bertujuan agar Anda tidak panik jika tiba-tiba menstruasi datang saat berada di luar rumah.

Waspadai Tanda Bahaya

Jika muncul rasa gatal, bau menyengat, atau keputihan tidak wajar selama haid, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan.

“Ingat, menjaga kebersihan saat haid bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga upaya mencegah infeksi serta menjaga kesehatan organ reproduksi,” tegas dr Ngabila.

Pewarta : Fifi Abdurahman