Trump Sebut AS-Israel Sangat Kuat Lawan Iran: Skalanya 15 Dari 10

Presiden AS Donald Trump sebut AS-Israel sangat kuat untuk melawan Iran/Foto : Dok. X Presiden AS Donald Trump sebut AS-Israel sangat kuat untuk melawan Iran/Foto : Dok. X

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Presiden AS Donald Trump pada Rabu (4/3) kemarin mengatakan bahwa AS-Israel berada dalam posisi yang kuat dalam perang mereka melawan Iran. Trump menegaskan, AS-Israel akan terus maju melawan Republik Islam tersebut.

“Kita berada dalam posisi yang sangat kuat sekarang, dan kepemimpinan mereka (Iran) dengan cepat akan runtuh. Setiap orang yang tampaknya ingin menjadi pemimpin akhirnya mati,” ujar Trump saat berbicara kepada para eksekutif teknologi di Gedung Putih, dilansir dari AFP.

Trump bahkan juga menggambarkan hari-hari awal konflik dengan Iran sebagai keberhasilan bagi AS.

“Kita berjalan dengan sangat baik di medang perang, singkatnya. Saya akan mengatakan, jika seseorang bertanya ‘pada skala 10, di mana Anda menilainya?’ saya katakan sekitar 15,” sebut Trump.

Pernyataannya menggemakan komentar dari pejabat pemerintahan lainnya yang memberikan informasi terbaru tentang konflik tersebut sebelumnya pada hari itu. Trump juga mengatakan kemampuan militer Iran sedang mengalami penurunan yang signifikan.

“Rudal Iran sedang dihancurkan dengan cepat, peluncur mereka sedang dihancurkan,” katanya.

Meskipun ia secara singkat menyinggung serangan Iran di wilayah tersebut, ia tidak terlalu fokus pada hal itu.

“Mereka menyerang tetangga mereka. Mereka menyerang, dalam beberapa kasus, sekutu mereka, atau, belum lama ini, sekutu. Dan, Anda tahu, itu benar-benar negara yang di luar kendali,” ungkap Trump yang juga menambahkan bahwa ia tidak memiliki pandangan yang jelas tentang siapa yang mungkin muncul sebagai pemimpin Iran berikutnya setelah kematian para pejabat senior.

Sebelumnya, Trump juga menegaskan kembali keyakinannya bahwa Iran akan melancarkan serangan terhadap Israel dan berpotensi juga terhadap Amerika Serikat jika ia tidak memerintahkan serangan terlebih dahulu.

“Saya pikir jika kita tidak melakukannya terlebih dahulu, mereka akan melakukannya terhadap Israel dan memberi kita kesempatan jika itu memungkinkan,” katanya selama acara Gedung Putih lainnya, menggambarkan perang tersebut sebagai hal menakjubkan yang terjadi di depan mata.