Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah akan memperkuat seluruh prosedur keselamatan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya kecelakaan mobil pengantar MBG di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12), yang mengorbankan 20 orang, terdiri dari 19 siswa dan satu guru.
“Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang,” ujar Gibran saat menjenguk para korban di RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (11/12), sebagaimana dikutip dari situs resmi Wapres RI, Jumat (12/12).
Gibran juga menginstruksikan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan tanpa hambatan, dan evaluasi terhadap operasional kendaraan MBG harus dipercepat.
“Saya juga telah meminta agar segera dilakukan pengusutan tuntas, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, kecelakaan terjadi ketika mobil operasional MBG hilang kendali dan menerobos halaman SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, saat kegiatan belajar berlangsung.
Peristiwa tersebut mengakibatkan 20 korban, terdiri dari 19 siswa dan satu guru. Lima korban dirawat di RSUD Koja, sementara korban lainnya mendapat perawatan di RSUD Cilincing dan fasilitas kesehatan terdekat.
