Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengadakan pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung BGN, Jakarta, Senin (10/3).
Dalam pertemuan tersebut, Kemenekraf gandeng BGN untuk membahas kolaborasi strategis dalam program Makan Bergizi Gratis guna mendukung kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia.
Melalui pertemuan itu, Menekraf Riefky menekankan pentingnya kerja sama antara Kemenekraf dan BGN dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif.
Menekraf Riefky menyatakan jika Kemenkeraf siap berkolaborasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya dalam pelatihan memasak serta pengembangan menu berbahan dasar lokal.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemenekraf akan menyediakan chef profesional untuk melatih juru masak yang terlibat dalam program tersebut.
“Kolaborasi antara Kemenekraf dan BGN sangat strategis untuk meningkatkan kemajuan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Menekraf Riefky seperti dilansir dari pernyataan resminya.
Lebih lanjut, Menekraf Riefky menegaskan jika Kemenekraf siap mendukung berbagai program inovatif dan kreatif, termasuk industri film animasi nasional.
Salah satu contohnya adalah animasi Jumbo, yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keseimbangan gizi.
“Kemenekraf siap berkolaborasi dengan BGN dalam pelaksanaan Program Makan Siang Gratis (MBG), terutama dalam pelatihan masak dan pengembangan menu baru dengan bahan dasar lokal,” imbuhnya.
Peluang Pelatihan Bagi Juru Masak
Sementara itu, menurut Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, kerja sama dengan Kemenekraf tersebut akan membuka peluang pelatihan bagi juru masak serta pengembangan menu berbahan dasar lokal, yang berkontribusi dalam menciptakan makanan lezat dan bergizi.
“Kolaborasi ini membuka peluang untuk melaksanakan pelatihan juru masak dan pengembangan menu baru dengan bahan dasar lokal, sehingga meningkatkan kemampuan juru masak dalam menciptakan makanan yang lezat dan bergizi,” ujar Dadan Hindayana.
Editor: Novita Intan
Foto : Dok. Kemenekraf
