Berkat Sasaran yang Jelas, Kabupaten Banggai mendapat peringkat A

Yogyakarta,Gpriority-Bupati Banggai, Ir.H. Herwin Yatim ikut serta hadir dalam acara penyerahan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Simtem Pemerintahan (SAKIP) atau SAKIP Award 2019 yang diadakan di Hotel Tentrem, Yogyakarta pasa hari Senin (24/2/2020).

Untuk daerah Kabupaten Banggai sendiri mendapatkan hasil evaluasi SAKIP dengan predikat A. Diakui oleh Herwin Yatim pencapaian ini bukanlah sesuatu yang mudah selama ia mengelola pemerintahan selama 4 tahun.

“4 tahun mengelola pemerintahan bukanlah sesuatu yang mudah apalagi sebelumnya saya adalah seorang wakil bupati. Setiap tahun ketika saya menjadi wakil bupati mendapat nilai yang rendah rata-rata di 30 dan itu mendapat nilai C,” Ujar Herwin.

Beliau pun penasaran akan hal itu, untuk itulah beliau mencoba untuk mempelajari bagaimana mengatur manajemen, padahal daerahnya sendiri pada waktu itu mempunyai sub daya dan sub anggaran yang memadai. Oleh karena itu ketika Herwin diamanahkan oleh rakyat menjadi bupati pada tahun 2016, beliau sepakat dengan Wakil Bupati Banggai untuk fokus memperbaiki pemerintahan, salah satunya menjalankan misi-nya dalam mengatur Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tidak hanya itu dalam setiap tahunnya Herwin selalu melakukan evaluasi terkait dana APBD.

“Lebih dari 217 miliar uang rakyat tidak mampu kami pertanggung jawabkan atau kami gunakan, untuk kepentingan yang tidak jelas tujuan sasarannya kepada rakyat. Kemudian kita perbaiki, dengan hasil perbaikan itu kita mendapatkan nilai baik dan alhamdulillah di tahun kedua semakin berkurang angka dari anggaran yang tidak mempunyai sasaran sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)”. tambah Herwin.

Untuk tahun ini sudah tidak ada lagi angka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dari perangkat daerah sampai ke perangkat kelurahan menggunakan anggaran yang bisa dipertanggungjawabkan. Tentunya ini menjadi sesuatu penyemangat dalam 4 tahun pemerintahannya dan bisa menunjukkan kepada rakyat upaya-upaya mengelola anggaran dan mengatur ASN. Salah satunya seperti penampilan yang lebih baik, layanan yang lebih memuaskan, dan hasil pengembangan anggaran yang tadinya dianggap tidak memenuhi sasaran menjadi tempat sasaran kepada masyarakat.

“Contohnya seperti di daerah kami salah satu yang tidak sama sekali diperhitungkan dari sektor pariwisata Alhamdulillah tahun ke-3 sudah masuk di kalender event pariwisata nasional, 100 event pariwisata nasional ada di wilayah kami. Ibu menteri Susi bahkan mengingat 3 hari di lokasi pelaksanaan festival itu.” Ujar Herwin.

Herwin juga sepakat dengan perkataan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya mengatakan misalnya jiga SAKIP ini tidak dijadikan sebuah perhitungan maka kita dianggap gagal dalam proses pemerintahan. SAKIP ini juga menjadi sesuatu yang sangat penting yang harus dijadikan pedoman dalam pemerintahan.

Kabupaten Banggai juga ingin seperti Yogjakarta yang pada tahun ini mendapat nilai yang sempurna yaitu AA. Herwin juga berterima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara yang mampu membina dalam proses mengevaluasi secara objektif. (Dwi.Foto:Riri)

Related posts