Jakarta, GPriority.co.id – Kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mendapat respon positif dari publik. Alih-alih menerapkan pajak baru, dirinya memilih untuk melakukan percepatan ekonomi guna menggenjot pendapatan negara.
Sebagaimana dilansir dari YouTube Kementerian Keuangan RI, Menkeu Purbaya menilai jika optimalisasi penerimaan negara akan dilakukan dengan cara memanfaatkan sistem perpajakan yang sudah ada.
Dirinya juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya mengatakan jika penerimaan pajak bisa tercapai kendati rasio pajak terhadap PDB saat ini relatif konstan. Kendati demikian, ekonomi nasional ditargetkan dapat tumbuh lebih cepat.
“Saya disuksi dulu ke teman-teman yang ada di Kementerian Keuangan. Cuma, menurut saya pribadi selama ini nggak usah (menaikkan pajak). Tax ratio kan konstan, tax per PDB. Let’s say enggak bisa kita ubah dalam wakut dekat untuk meningkatkan tax ratio, ya kita percepat pertumbuhan ekonominya,” jelas Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya menambahkan jika akselerasi pertumbuhan ekonomi menjadi mandat dari Presiden Prabowo. Walaupun ia menyebut jika tak ada instruksi khusus yang berkaitan dengan kebijakan penerimaan pajak.
Perlu diketahui, Menkeu Purbaya resmi dilantik pada Senin (8/9) lalu dan menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang seharusnya menjabat dari 2024-2029 mendatang. Sebelumnya ditunjuk sebagai Menkeu RI, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sejak tahun 2020. Dirinya juga pernah menduduki posisi deputi di Kementerian Koordinator (Kemenko) Maritim dan Investasi.
Kebijakan Purbaya sebelumnya yang juga menyita perhatian publik, ialah menyalurkan dana fantastis senilai Rp200 triliun ke bank-bank besar, kendati ia mengakui jika hal ini tidaklah mudah.
Menurutnya, para direktur utama bank merasa pusing memikirkan cara untuk menyalurkan dana tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar masuk ke sektor yang riil, bukan hanya berputar pada sektor finansial.
Selain itu, Purbaya mengatakan jika tantangan utama bankir bukan hanya soal menyalurkan dana, melainkan juga menjaga kualitas kredit agar tetap sehat. Purbaya secara tegas mengatakan jika suntikan dana tersebut harus berdampak nyata bagi masyarakat serta dunia usaha di tanah air.
Menteri yang terkenal dengan ‘gaya koboi’ itu turut menekankan pentingnya kerja sama antar semua pihak, supaya dana triliunan tersebut dapat benar-benar menggerakkan perekonomian nasional ke depannya.
