Dewan Pers Gelar Diskusi “Persepsi Publik Terhadap Pemberitaan Covid-19 di Media”

Jakarta,Gpriority-Jum’at siang (30/7/2021) Dewan Pers menggelar diskusi secara virtual melalui akun You Tube resminya. Adapun tema yang dibahas adalah Persepsi Publik Terhadap Pemberitaan Covid-19 di Media.

Acara sendiri dibuka secara langsung oleh Ketua Dewan Pers M.Nuh secara virtual. Dalam sambutannya M.Nuh mengatakan Persepsi publik dibangun melalui survey yang dilakukan oleh Dewan Pers. Survey ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pandangan publik terhadap pemberitaan Covid-19 di media yang sangat gencar.

Menurut M.Nuh, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Dewan Pers, publik sangat mengapresiasi sekali pemberitaan Covid-19 yang dilakukan oleh media. Berkat pemberitaan tersebut mereka sekarang kembali menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“ Terima kasih kepada para wartawan yang sudah berada di garda terdepan di dalam pemberitaan Covid-19. Berkat pemberitaan tersebut, mereka kembali menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dengan penerapan protokol tersebut, kasus Covid-19 yang sebelumnya sempat naik. Kini kembali menurun. Jadi saya sangat mengapresiasi sekali perjuangan rekan-rekan media,” ucap M.Nuh.

M.Nuh dalam kesempatan tersebut juga meminta agar pemberitaan Covid-19 jangan mengendur, meskipun pada saat ini Covid-19 sudah menurun. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tetap menyadari bahwa Covid-19 masih ada disekitar kita, sehingga penerapan protokol kesehatan tetap dijalankan oleh mereka.

Albertus Septiana selaku Peneliti dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengatakan bahwa berdasarkan penelitian media telah menjalankan fungsinya dengan baik, yakni memberitakan mengenai Covid-19 tanpa dilebihkan dan juga dikurangi. Hal ini tentu saja membuat masyarakat menjadi semakin percaya bahwa Covid-19 itu ada dan bisa mematikan mereka. Untuk itulah masyarakat meminta agar media tetap menjalankan tugasnya sebagai pemberi informasi.(Hs.Foto.Hs)

Related posts