Dikabarkan Tewas, Ali Khameini Muncul di Media

Teheran, Gpriority.co.id – Gedung Putih dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengabarkan Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Ali Khameini tewas melalui media sosialnya. Beberapa jam kemudian, Ali Khameini menyampaikan jika ia baik-baik saja melalui laman media sosial miliknya dan pemerintah Iran.

Kabar tewasnya Ali Khameini disampaikan Trump serta Gedung Putih lewat laman media sosial masing-masing. “Khameini, salah satu setan dalam sejarah dunia telah tewas. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi Amerika dan orang-orang dari berbagai negara yang telah dibunuh atau dimutilasi olehnya,” ujarnya.

Serangan udara Zionis dan AS dikabarkan menewaskan Khameini. Hal ini pun langsung dikabarkan oleh media-media AS dan barat yang menjadi headlines. Mereka mengatakan bahwa sumber mereka adalah seorang agen Israel yang berhasil mendokumentasikan jenazah pemimpin tertinggi Iran tersebut. Dari lokasi kejadian, dokumentasi itu kemudian diteruskan ke kantor Netanyahu.

Begitu kabar ini menyebar, situs wikipedia hari ini kemudian mencatatkan tanggal kematian Khameini yang belakangan kemudian dihapusnya. Kabar tewasnya Khameini dibantah oleh Hamid Rasaee, Politisi Iran dari Partai Front Stabilitas Revolusi Iran.

Melalui laman media sosialnya, Hamid menyampaikan, “Saya menulis ini dengan keyakinan bahwa Imam Khameini dalam keadaan sehat wal afiat, seperti pada perang dua belas hari memimpin medan perang melawan arogansi global dan membela bangsa Iran yang mulia. Jangan ragukan janji arsitek besar revolusi, Khameini yang agung, bahwa bendera revolusi ini akan dikembalikan kepada pemilik aslinya, semoga Allah menganugerahkan kedamaian kepadanya, melalui Seyyed Ali Khameini,” tulisnya.

Beberapa jam setelah pengumuman Trump dan Gedung Putih, Khameini langsung menyampaikan keterangan bahwa ia baik-baik saja melalui video yang diunggah di akun miliknya serta Iran Military. “#Live Ucapan pembimbing agung Bapak Ali Al-Husseini Al-Khamenei ke seluruh dunia, ia muncul kepada mereka setelah mereka mengumumkan pembunuhannya. Alhamdulillah Rehber Aman,” tulis Iran Military.

Militer Iran menyebut apa yang dikabarkan media AS dan barat adalah sebuah permainan mental dan tak lebih sebuah propaganda. Jauh-jauh hari pemerintah Iran pun telah menyiapkan pengganti Khameini jika ia tewas dalam apa yang disebut revolusi. Demikian halnya jika pemimpin militer lainnya ikutan tewas. Hal ini biasa dilakukan Iran agar struktur komando tidak terputus.

Foto : SS Iran Military