Jakarta, GPriority.co.id — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menyiapkan rehabilitasi pada ruas-ruas jalur kereta yang terdampak banjir dan longsor pada tiga provinsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono mengatakan upaya rehabilitasi ruas-ruas jalur yang terdampak tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar demi memastikan keselamatan para pekerja.
Dia menjelaskan, adapun ruas-ruas jalur kereta api yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencakup petak jalur Stasiun Muara Satu – Stasiun Krueng Geukueh – Stasiun Bungkaih – Stasiun Krueng Mane, Stasiun Krueng Mane – Stasiun Gerugok – Stasiun Kutablang, Bandar Tinggi – Kuala Tanjung, Medan – Binjai, serta beberapa ruas jalur di Kota Pariaman.
“Sebagian jalur terdampak longsor cukup parah, dan beberapa ruas seperti di Pariaman sempat terendam air banjir. Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi,” kata Allan dalam keterangannya, Minggu (30/11).
Sebagai upaya tindak lanjut sementara, kata Allan, DJKA bersama pemangku kepentingan terkait telah menerjunkan alat berat dan material berupa rel bekas untuk meminimalisir dampak banjir dan longsor.
Dia menuturkan, hingga saat ini, beberapa ruas terdampak masih perlu dilakukan rehabilitasi lebih lanjut sembari menunggu cuaca yang lebih kondusif.
“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah yang saat ini masih dilanda banjir dan longsor, semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan,” ucap Allan.
Lebih lanjut, Allan menyampaikan rasa duka cita atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Indonesia tersebut.
“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Allan.
