Hari Pertama Angkutan Lebaran, Tiket Kereta Daop 1 Jakarta Terjual 655 Ribu

Masyarakat Jakarta tengah mudik menggunakan kereta di stasiun pasar senen, JakPus/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id – Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat total pemesanan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran telah mencapai lebih dari 655.000 tiket hingga Rabu (11/3), yang bertepatan dengan hari ke-21 Ramadan 1447 Hijriah.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 61 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni lebih dari 1.076.000 kursi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa hari ini merupakan hari pertama masa angkutan Lebaran 2026.

“Jadi hari ini hari pertama masa angkutan lebaran, 11 Maret 2026 dan sampai saat ini sudah dipesan atau sudah terjual tiket oleh penumpang sebanyak 655.000 lebih tiket atau 61 persen dari kapasitas tempat duduk yang kami siapkan sebanyak 1.076.000 lebih tempat duduk,” kata Franoto kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Rabu (11/3).

Franoto menambahkan, masih banyak tiket yang tersedia selama masa angkutan Lebaran, terutama untuk periode keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026.

Adapun puncak sementara keberangkatan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, tercatat lebih dari 49.000 pelanggan akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta menuju sejumlah kota di Pulau Jawa. Beberapa kota tujuan favorit penumpang antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.

Lebih lanjut, Franoto menjelaskan bahwa pada masa angkutan Lebaran tahun ini juga terdapat program diskon transportasi sebesar 30 persen. Program ini berlaku pada periode 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Diskon tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah, khusus untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial.

“Dari Daop 1 Jakarta kita siapkan 329.000 tempat duduk kelas ekonomi komersial dan sampai hari ini masih tersedia tersisa sekitar 70.000 lebih tempat duduk kelas ekonomi komersial yang ada diskon 30 persen atau diskon transportasi dari pemerintah,” pungkasnya.