INACRAFT 2025, UMKM Binaan Pertamina Kantongi Transaksi Rp 4,2 Miliar

Jakarta, GPriority.co.id– UMKM binaan Pertamina mencatatkan transaksi sebesar Rp 4,2 miliar saat The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025. Adapun realisasi ini naik 42 persen dibandingkan ajang INACRAFT sebelumnya, yang digelar pada Oktober 2024.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan keberhasilan UMKM binaan Pertamina saat INACRAFT 2025 membuktikan produk lokal memiliki daya saing tinggi dan dapat bersaing di pasar internasional.

“Tidak hanya meraih transaksi lebih dari Rp 4,2 miliar, tetapi juga apresiasi terhadap booth Pertamina menjadi semangat bagi kami dalam mendukung pengembangan UMKM agar semakin mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya Fadjar, Selasa (11/2).

Pada INACRAFT 2025, Pertamina melibatkan 18 UMKM binaan dari sektor industri kreatif, 12 UMKM Co-Branding (pendampingan UMKM mandiri), dan empat UMKM kuliner. Partisipasi UMKM ini diharapkan juga berdampak terhadap pengembangan UMKM, dalam hal perluasan pasar, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang ekspor.

Selain transaksi langsung, UMKM juga mendapatkan pesanan dalam jumlah besar dari buyer domestik dan internasional. Selain itu, juga menjalin kemitraan strategis dengan pelaku usaha lainnya, membuka peluang ekspansi yang lebih luas.

Keikutsertaan INACRAFT 2025 membawa dampak besar bagi para pelaku UMKM, salah satu peserta, Al Aqshal, produsen busana muslim asal Tasikmalaya, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya.

“Bergabung dengan UMKM binaan Pertamina benar-benar memberikan dampak besar bagi usaha kami. Melalui INACRAFT 2025, kami tidak hanya berhasil meningkatkan penjualan, tetapi juga mendapatkan mitra bisnis baru, termasuk peluang ekspor. Terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan bimbingan dan kesempatan luar biasa ini,” ujar Nining Suminar.

UMKM lainnya, Seashell Indonesia, yang menampilkan produk kulit kerang khas Situbondo, juga merasakan manfaat besar dari pameran ini. “Antusiasme pengunjung luar biasa, produk kami laku keras, bahkan ada buyer dari luar negeri yang tertarik untuk kerja sama jangka panjang. Ini adalah kesempatan emas yang tidak akan kami lewatkan,” kata Hary Soerijanto Pemilik Seashell.

Pengembangan UMKM menjadi salah satu langkah Pertamina dalam mendorong tercapainya Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pengembangan infrastruktur. Melalui berbagai program pembinaan, Pertamina berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan bagi UMKM agar dapat berkembang, berdaya saing tinggi, serta berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Foto: Dok. Pertamina