Ingin Pemekaran Kecamatan Terwujud di Tahun 2025, Sekda Mahulu: Tinggal Kepastian Kemendagri

Jakarta, GPriority.co.id – Sekertaris Daerah (Sekda) Mahakam Ulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M ingin rencana pemekaran di 3 kecamatan Mahulu dapat terwujud pada tahun 2025. Namun, kata Stephanus, kepastian ini tinggal menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan rekomendasi terhadap 3 kecamatan yakni, Kecamatan Long Bagun, Long Apari dan Long Pahangai.

“Kalau sudah ada konfirmasi kepastian kami tidak ragu lagi ini memastikan di 2025,” kata saat audiensi di Kantor Direktorat Jendral Bina Kewilayahan, Kemendagri, di Jakarta, Selasa (7/5).

Dalam pertemuan tersebut, ia berharap segera mendapatkan hasil pasti sebagai buah tangan setelah pulang nanti kepada masyarakat Mahulu

Dia memastikan jika rekomendasi itu diterbitkan maka akan masuk kedalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang masih berproses pada Juni 2024.

“Karena ini masih berproses RKPD di bulan Juni, oleh sebab itu besar harapan kami mudah-mudahan ini bisa ada angin surganya, artinya kami pulang bisa bawa oleh-oleh uuntuk masyarakat, bahwa rekomendasi yang kami rapikan itu sudah bisa di keluarkan sebagai dasar kami untuk langkah selanjutnya,” ucapnya.

Perlu diketahui, Beragam upaya dilakukan Pemkab Mahulu demi merealisasikan rencana pemekaran di 3 kecamatan itu.

Persyaratan-persyaratan telah dipenuhi yang meliputi Surat Dukungan atau Rekomendasi Pemekaran Wilayah Kecamatan di Mahulu dari Gubernur Kalimantan Timur, Surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mahulu, dan Surat Sekretaris BNPP RI tanggal 31 Mei 2023 yang lalu. 

Tak hanya itu, Pemkab Mahulu juga sudah melakukan audiensi bersama Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (BAK), dan Rekomendasi yang telah diberikan oleh Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terhadap Rencana Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu.

Foto: GPriority