Kapal Boat Bermuatan Imigran Rohingya Terdampar di Perairan Aceh

Aceh Timur, Gpriority – Dua unit kapal boat tongkang yang membawa sebanyak 81 orang imigran Rohingya asal Myanmar terdampar di perairan Aceh, tepatnya di pulau idaman Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolsek Simpang Ulim Polres Aceh Timur, AKP Jamaluddin Nasution, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan, imigran suku Rohingya yang terdampar di pulau idaman itu pertama kali terlihat oleh warga desa setempat yang hendak pergi melaut.

Namun, warga yang melihat para imigran Rohingya itu tidak berani mendekat, tetapi mereka memutuskan untuk kembali dan melaporkan apa yang mereka lihat tersebut kepada kepala Desa Kuala Simpang Ulim, dan selanjutnya diteruskan ke pihak Mapolsek Simpang Ulim.

“Mendapatkan laporan tersebut, kami pun langsung bergegas mendatangi lokasi dimana para imigran tersebut terdampar,” kata Kapolsek Simpang Ulim, AKP Jamaluddin Nasution, Jumat, (4/6/2021).

Benar saja, setibanya di lokasi ia melihat dua kapal boat yang sedang bersandar di bibir pantai pulau idaman, tidak jauh dari kapal terlihat puluhan imigran sedang duduk berkumpul.

Dan setelah dihitung, kata Jamaluddin, mereka semuanya berjumlah 81 orang. Laki-laki sebanyak 22 orang, dengan rincian, laki-laki dewasa 17 orang, dan anak-anak 5 orang.

“Sedangkan wanita sebanyak 59 orang, yang terdiri dari, wanita dewasa 53 orang, dan anak-anak 6 orang,” katanya

Jamaluddin menambahkan, pihaknya beserta dinas terkait pemerintahan Aceh Timur telah melakukan negosiasi terhadap para imigran Rohingya tersebut, meminta agar mereka kembali ke negara asalnya.

“Jadi kami telah berbicara kepada salah seorang perwakilan dari mereka, dan meminta mereka untuk kembali ke negara,” ujarnya.(Zul)

Related posts