Kemenaker Tindaklanjut 1.475 Aduan Terkait THR

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima dan segera menindaklanjuti 1.475 laporan yang masuk terkait Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan. Hasil laporan ini sekaligus menutup layanan Posko THR 2024 pada Selasa (16/4).

Dalam keterangannya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan hingga 14 April 2024 telah masuk 1.475 laporan terkait THR ke Posko THR 2024 dengan jumlah perusahaan yang diadukan sebanyak 930 perusahaan.

Anwar menyatakan sejak sebelum Idul Fitri pihaknya sudah mulai melakukan tindak lanjut aduan THR yang masuk. Beberapa jenis aduan yang masuk, termasuk THR tidak dibayarkan, THR dibayarkan tidak sesuai ketentuan, sampai THR telat dibayarkan.

“Laporannya macam-macam, ada THR tidak diberikan, dicicil mungkin, dan hal-hal lain yang intinya tidak ditunaikan sebelum H-7,” kata Anwar dalam keterangan resminya dikutip Rabu (17/4).

Lebih lanjut, Anwar memastikan bahwa pihaknya akan terus mengawal aduan-aduan tersebut karena THR adalah hak para pekerja/buruh.

“Jadi kami berharap karena THR ini jadi hak para pekerja, tentunya harus ditunaikan, karena kewajiban perusahaan untuk memberikan,” ucapnya.

Sebelumnya Kemnaker membuka Posko THR 2024 untuk memfasilitasi pengaduan dari pihak pekerja/buruh dan perusahaan terkait pembayaran THR. Posko itu juga dapat berperan sebagai tempat konsultasi mengenai THR. Adapun Posko THR juga dapat diakses melalui laman situs poskothr.kemnaker.go.id.

Foto: Kemenaker