Kemendag Pastikan Harga Bapok Periode Nataru 2023 Stabil, Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penulis : M. Hilal | Editor : Dimas A Putra | Foto : GP Hilal

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah RI melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan dan menjamin pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan terkendali, serta inflasi sesuai dengan target yang ditentukan.

Maka dari itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang sering di sapa Zulhas ini akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kelancaran pasokan bapok sehingga perayaan Nataru 2023 dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, Pemerintah menjamin harga dan pasokan bapok terkendali sehingga inflasi tetap terjaga sesuai target,” ungkap Mendag Zulhas, Senin (25/12).

Dalam kesempatan itu, Zulhas mengatakan jika periode Nataru 2023 ini menjadi tonggak manis terjaganya stabilitas pasokan dan harga barang kebutuhan pokok sepanjang 2023. Pasalnya, Inflasi secara tahun kalender (berjalan) atau pada November tercatat sebesar 2,19 persen.

“Artinya terkendali dan masih dalam sasaran inflasi 2—4 persen. Sedangkan pada tahun sebelumnya tercatat sebesar 2,86 persen,” ucapnya.

Secara periodik, kemendag terus melakukan pemantauan harga dan pasokan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Berdasarkan hasil pantauan 679 pasar di 503 kabupaten atau kota pada Jumat, (22/12), secara umum harga bapok cenderung stabil dibanding seminggu lalu.

Komoditas aneka cabai mulai turun sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, dan Sulawesi seiring pasokan yang berangsur meningkat. Secara nasional, harga cabai merah keriting turun menjadi Rp.63.700/kg dibanding minggu sebelumnya yang tercatat Rp.72.800/kg, cabai merahbesar Rp.64.600/kg sebelumnya Rp.71.900/kg, dan cabai rawit merah Rp.89.800/kg sebelumnya Rp.97.100/kg.

Sementara itu, harga beberapa komoditas lainnya terpantau stabil. Komoditas tersebut antara lain tepung terigu Rp.13.200/kg, daging ayam ras Rp.36.200/kg, telur ayam ras Rp.29.400/kg, dan bawang putih Rp.33.000/kg. Selain itu, komoditas beras, khususnya beras medium secara nasional stabil dengan harga Rp.13.700/kg dan beras premium Rp.15.100/kg. Stabilitas harga beras tersebut ditopang program beras SPHP pemerintah dengan capaian realisasi distribusi mencapai lebih dari 1,1 juta ton.

Di sisi lain, harga minyak goreng juga terpantau stabil sepanjang 2023. Stabilitas harga ini ditopang program Domestic Market Obligation (DMO) yang mampu menjaga pasokan minyak goreng dalamnegeri. Menjelang Natal dan Tahun Baru atau dalam tiga bulan terakhir, realisasi program ini telah mendekati 100 persen dengan proporsi Minyakita terjaga 35 persen. Adapun untuk harga rata-ratanasional minyak goreng curah tercatat Rp14.500/liter, Minyakita Rp15.100/liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp20.600/liter.

Selain itu, untuk komoditas gula pasir mengalami sedikit fluktuasi jika dibanding bulan sebelumnya sehingga menjadi Rp.17.300/kg. Harga komoditas bawang merah juga mengalami fluktuasimenjadi Rp.35.600/kg. Namun kenaikan ini menuju kewajaran karena sebelumnya harga bawang merah berada pada level yang sangat rendah.