Ketika Istri Selalu Berusaha Jadi yang Terbaik Tapi Kenapa Suami Masih Doyan Selingkuh

Sudah menjadi rahasia umum, serial Layangan Putus mencuri perhatian banyak khalayak. Khususnya bagi para istri yang gregetan akan sosok pria bernama Aris. Bagaimana tidak, serial ini menyajikan ketidak setiaan suami terhadap istrinya. Hati istri mana yang tidak hancur menghadapi pengkhianatan cinta. Seseorang yang sudah dipilih menjadi seorang imam, malah dengan tega menghepaskannya jauh di belakang saf paling belakang. Pria yang dipikir mampu mewujudkan segala mimpi namun dengan sadar menghancurkan mimpi tersebut “It’s My Dream Mas, Not Her!”

Serial ini menyadarkan, bahwa istri selalu dituntut untuk jadi yang terbaik. Namun para suami lupa membenahi dirinya. Beberapa suami yang berselingkuh memberi alasan, ia begitu karena istri sudah tidak menarik untuk dipandang, tidak ada debar saat perjumpaan sebelum menikah. Lantas perkara itu membuat para suami boleh menodai komitmen pernikahan? Tega sekali jika dibanding dengan pengorbanan seorang istri mengurus keluarga.

Perkara cinta memang merepotkan. Banyak hal-hal yang bisa saja terjadi. Sekalipun cinta itu sudah berada di dalam singgahsana pernikahan. Tidak ada ukuran yang bisa menjamin seorang pasangan tetap setia. Apalagi para pria yang memang senang melihat kecantikan. Tak dipungkiri, paraslah yang menjadi alasan pertama mengapa goyahnya kesetiaan seorang Pria. Lalu, timbulah bayangan memikirkan sosok wanita lain. Hatinya gundah gulana, selalu terbayangkan senyum merona yang dihadirkan. Sampai-sampai ketulusan istri sah tidak terlihat.

Lalu, suami tetap menyalahkan istri dengan situasi ini? Sangat menyakitkan, ada seorang perempuan yang telah bersedia memilihnya sebagai seorang suami. Meninggalkan masa muda dan rela menjadi pendamping hidup. Tapi malah disia-siakan dengan alasan yang menyayat hati istri. Lantas bagaimana seorang istri agar terhindar dari suami yang berselingkuh? Survei membuktikan, bahwa perselingkuhan bisa terlihat di awal sebelum pernikahan. Maka dari itu, sebagai seorang perempuan, perlulah menilai pribadi dari calon suaminya. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Jika sudah terlanjur merasakan perselingkuhan, seorang istri memiliki hak meninggalkannya, kebahagiaan menjadi seorang perempuan tidak bisa dibandingkan dengan apapun.(ega.foto.istimewa)

Related posts