KTP Hilang, Ini Solusi Dari Dirjen Dukcapil Kemendagri

Jakarta,Gpriority-Bagi Anda yang berusia 17 tahun wajib hukumnya untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sayangnya karena ceroboh,lupa,dan musibah lainnya KTP yang kita miliki bisa menjadi rusak atau hilang.Lantas bagaimana solusinya?

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Prof.Dr.Zudan Arif Fakrullah dikutip dari Diskominfo Sambas,Jum’at (5/3/2021),KTP yang hilang atau rusak dalam hal ini KTP Elektronik (E-KTP) bisa diganti. Syaratnya: Mendatangi kantor polisi terdekat untuk membuat laporan kehilangan KTP dan meminta untuk dibuatkan surat keterangan kehilangan.Bawa fotokopi KTP yang hilang untuk ditunjukkan di kantor polisi (Itu jika masih memiliki fotokopinya. Jika tidak ada, tidak usah dibawah).

Tujuan membuat surat kehilangan E-KTP di kepolisian, selain sebagai persyaratan utama untuk mengurus penerbitan ulang e-KTP, juga untuk antisipasi jika KTP kita yang hilang ditemukan oleh orang tak bertanggung jawab dan digunakan untuk tindak kejahatan.Surat keterangan hilang dari kepolisian biasanya hanya berlaku selama 2 bulan. Jadi pastikan sebelum masa berlakunya habis, segera gunakan untuk mengurus penggantian E-KTP yang hilang.

Setelah memiliki Surat Keterangan Kehilangan E-KTP dari Kepolisian adalah membuat surat pengantar dari RT dan RW di lingkungan tempat tinggal kita, lengkap dengan stempel RT/RW dan tanda tangan ketua RT/RW.

Selanjutnya ke kantor kelurahan atau balai desa dengan membawa berkas-berkas yang telah dibuat sebelumnya, antara lain Surat Keterangan Kehilangan E-KTP dari kepolisian, surat pengantar dari RT/RW, Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar dan fotokopi KTP yang hilang jika ada.

Pihak kelurahan akan memberikan surat pengantar dan formulir permohonan E-KTP baru untuk dibawa ke kantor kecamatan.

Setelah urusan di kantor kelurahan beres, tahap berikutnya adalah datang ke kantor kecamatan atau dinas kependudukan, dengan membawa dokumen-dokumen persyaratan penerbitan ulang E-KTP menggantikan E-KTP yang hilang berupa:

Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.Fotokopi KK (Kartu Keluarga).Fotokopi e-KTP yang hilang (jika ada).Surat pengantar dari kelurahan.Formulir permohonan E-KTP baru dari kelurahan.

Semua berkas persyaratan tersebut akan diperiksa dan diverifikasi oleh petugas kantor kecamatan. Lamanya proses pembuatan E-KTP baru sebagai pengganti KTP yang hilang sekitar 7 hari kerja.

Jika sudah jadi, pemilik E-KTP wajib mengambil sendiri dengan mendatangi kantor kecamatan. Tidak boleh diwakilkan karena kantor kecamatan memerlukan verifikasi sidik jari pemilik e-KTP tersebut.

Mengenai biayanya gratis alias tidak dipungut biaya.(Hs)

Related posts