Kurangi Curah Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca di Kawasan Sumatera

Kurangi Curah Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca di Kawasan Sumatera/Foto : Dok. YouTube Setpres Indonesia Kurangi Curah Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca di Kawasan Sumatera/Foto : Dok. YouTube Setpres Indonesia

Sumatera, GPriority.co.id – Guna mempercepat penanganan korban dan distribusi bantuan pada wilayah-wilayah yang terdampak banjir bandang di kawasan Sumatera pemerintah Indonesia kini melakukan modifikasi cuaca. Langkah ini diambil untuk mengurangi curah hujan serta mencegah bencana susulan.

Sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA pada Sabtu (29/11), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pemerintah telah menerbangkan dua pesawat khusus untuk menjalankan operasi tersebut.

“Kami juga menjalankan operasi modifikasi cuaca. Pesawatnya sudah mulai diterbangkan untuk mengurangi curah hujan di daratan dan mengalihkannya ke wilayah laut. Upaya-upaya seperti ini terus kami lakukan,” ungkap Pratikno.

Ia melanjutkan, langkah ini memiliki tujuan yang jelas untuk mengurangi intensitas hujan. Dimana saat ini intensitas hujan di kawasan Sumatera masih memicu genangan baru dan memperbesar risiko longsor pada beberapa titik.

Dalam kesempatan yang sama, Pratikno juga mengungkap kondisi terkini di atmosfer. Menurutnya, Siklon Tropi Senyar, yang sempat memicu terjadinya hujan ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera, kini mulai menujukkan tanda-tanda melemah. Kendati demikian, di bagian utara dilaporkan telah muncul Siklon Tropis Koto yang disebutnya memiliki efek serupa dan dapat berpotensi memengaruhi cuaca di wilayah Aceh serta Sumatera Utara.

Fenomena tersebut, ungkapnya, bukan hanya dapat membawa hujan ekstrem namun juga disertai hembusan angin kencang.

Di sisi lain, BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika) merilis analisis terbarunya yang menegaskan cuaca ekstrem kemungkinan masih akan berlanjut dalam waktu dekat. Peringatan dini ini harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi bencana secara berulang.

BNPB Mulai Salurkan Bantuan

Sementara itu, saat ini BNPB telah memastikan seluruh bantuan logistik juga telah tiba dengan selamat dan disalurkan ke wilayah terdampak.

Menurut Kepala BNPB Suharyanto, paket bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto telah mendarat di Bandara Minangkabau pada Sabtu (29/11), sekitar pukul 12.00 WIB. Bantuan logistik yang dikirim ke berbagai kota terdampak antara lain meliputi  200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, satu tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, 100 selimut, pompa alcon 6 HP, satu genset, serta satu unit perahu polietilen yang dilengkapi dengan mesinnya.

Sementara itu, pemerintah RI melalui Menko PMK Pratikno menyebut saat ini bantuan juga telah dikirimkan via udara mencakup ratusan alat komunikasi, perahu karet, serta genset listrik yang berfungsi untuk membuka akses menuju titik-titik bencana yang saat ini masih terisolasi, terlebih di kawasan Sumatera.