Jakarta, GPriority.co.id – Laporan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) belum lama ini mengungkapkan 5 penyakit gangguan jiwa yang banyak diderita warga RI.
Sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA pada Kamis (30/10), 5 penyakit gangguan jiwa tersebut meliputi skizofrenia, gangguan panik, depresi unipolar, bipolar, serta gangguan bicara dan bahasa.
Menurut dokter spesialis kejiwaan, Hervita Diatri, saat ini perhatian masyarakat Indonesia terhadap penyakit kesehatan mental pun masih sangat rendah.
Ia melanjutkan, kendati skizofrenia jadi penyakit gangguan jiwa yang paling banyak terdiagnosis, namun sayangnya hanya sebagian kecil pasien gangguan jiwa yang mencari pengobatan, yakni sekitar 1,9 dari 1.000 orang.
Hervita menambahkan, pemanfaatan layanan kesehatan mental melalui BPJS dan JKN saat ini juga masih jauh dari harapan. Data menyebut, penderita bipolar hanya 2,3 persen saja yang berobat. Sementara untuk gangguan depresi baru 0.6 persen.
Hervita menilai fasilitas kesehatan terutama puskesman, perlu lebih diberdayakan lagi dan menjadi tempat pertama yang diakses pasien gangguan mental. Saat ini, ia menambahkan, baru sekitar 30 persen penderita skizofrenia yang bisa ditangani oleh rumah sakit di Indonesia. Hal ini menjadi pertanda masih besarnya kesenjangan antara kebutuhan serta kapasitas layanan kesehatan jiwa secara nasional.
Berikut ini gejala utama dari tiga gangguan mental yang secara umum terjadi di Indonesia.
1. Depresi
Ciri-ciri :
– Merasa selalu sedih
– Kehilangan minat
– Mudah lelah
– Sulit tidur atau tidur berlebihan
– Merasa tidak berharga
– Muncul pikiran ingin mengakhiri hidup
Penyebab : Ketidakseimbangan hormon otak (serotonin & dopamin), stres berat, trauma emosional, kehilangan orang terdekat, faktor genetik, hingga tekanan sosial.
2. Skizofrenia
Ciri-ciri :
– Mengalami halusinasi (melihat/mendengar sesuatu yang tidak nyata)
– Delusi (percaya pada hal yang salah)
– Pikiran kacau
– Bicara tidak teratur
Penyebab : Faktor genetik, gangguan kimia otak (dopamin dan glutamat), trauma masa kecil, stres berat, penggunaan zat psikoaktif.
3. Bipolar
Ciri-ciri :
– Perubahan suasana hati secara ekstrem
– Energi berlebih
– Bicara cepat
– Sulit tidur
– Impulsif
– Gampang sedih, lelah, serta tidak bersemangat
Penyebab : ketidakseimbangan zat kimia otak, faktor genetik, kurang tidur kronis, stres berat, serta pola hidup yang tidak stabil.
