Amerika Serikat, GPriority.co.id – Kayu manis, salah satu rempah yang paling sering digunakan untuk membuat kue dan minuman hangat, ternyata memiliki manfaat tersembunyi.
Dilansir dari laporan NY Post, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu mengurangi gangguan kognitif karena sifat antioksidan, anti-inflamasi, serta anti-amiloidnya.
Selain itu, kandungan dalam kayu manis juga dapat memperlambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri, terutama jenis bakteri yang umumnya menyebabkan infeksi jamur seperti E. coli dan Candida.
Cinnamaldehyde merupakan senyawa aktif utama yang memberikan sifat antimikroba pada rempah tersebut. Kandungan ini bahkan terbukti meningkatkan efektivitas antibiotik tertentu. Selain itu, rempah berwarna cokelat tersebut juga mengandung zat besi, serta, kalsium, mangan, dan nutrisi lainnya.
Bahkan bagi penderita diabetes tipe 2, rempah ini juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi trigliserida.
Kendati demikian, perlu diingat bahwa beberapa jenis rempah yang disebut cinnamon ini juga mengandung kumarin, racun yang berkaitan dengan kerusakan hati, apabila dikonsumsi berlebihan. Namun jenis ceylon disebut mengandung kadar kumarin yang rendah.
Selain itu, penggunaan secara berlebihan juga dapat menyebabkan gula darah rendah, gangguan pencernaan, hingga sariawan. Menurut Departemen Pertanian AS, apabila ingin mendapatkan manfaat terbaik dari kayu manis, anda dapat mengonsumsinya setengah sendok teh dalam sehari.
