Menag: Selama PSBB, Rumah Ibadah Rencananya akan Diberikan Kelonggaran

Jakarta,gpriority-Dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI secara virtual, Menteri Agam Fachrul Rozy mengatakan,rencananya akan memberikan kelonggaran kepada rumah ibadah untuk melakukan ibadah selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Menag Fachrul, dalam pembicaraan bersama stafnya, relaksasi diberikan dengan syarat tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.

“Saya mengambil contoh di masjid boleh salat jemaah, tetapi jemaah tidak boleh terlalu banyak, jarak antar orang lebih jauh dari aturannya, jarak antara saf lebih jauh dari aturannya, tetap memakai masker, misalnya sebelum masuk masjid melalui pemeriksaan,” jelas Menag Fachrul.

Terkait kapan akan dilaksanakan?Menag mengatakan bahwa pada saat ini sedang digodok aturan relaksasi tersebut. Dan ia juga berencana akan mengajukannya kepada presiden dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Terkait update Covid-19, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Ahmad Yurianto dalam siaran persnya di Graha BNPB pada Senin (11/5) mengatakan, ada 233 orang yang positif Covid-19 sehingga total menjadi 14.265 kasus.

Untuk pasien yang diperbolehkan pulang karena dinyatakan sembuh bertambah 183 orang sehingga totalnya menjadi 2.881.

Yuri juga mengatakan ada penambahan yang meninggal dunia sebesar 32 orang sehingga totalnya menjadi 991.(Hs)

Related posts