Mengenal Ilmu Laduni Lebih Dalam

Apa sih Ilmu Laduni dan kenapa kita harus mengenalnya. Mungkin itulah pertanyaan yang ada di benak Anda saat membaca judul di atas.

Di lansir dari Ibnu Arabi, Ilmu Laduni adalah sebuah ilmu yang datang langsung dari Allah Swt khusus untuk orang-orang yang terpilih. Dalam surat An-Nahl: 78, Allah Swt sebagai Zat yang Maha Mengetahui berfirman;Wallaahu akhrajakum mim buthuuni ummahaatikum laa ta’lamuuna syai aw wa ja’ala lakumus-sam’a wal-absaara wal-af idata la’allakum tasykuruun

Artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.”
Ilmu Laduni sendiri seperti dijelaskan oleh Ibnu Arabi terbagi menjadi dua yakni ilmu Syariat dan ilmu marifat.

1.Ilmu Syariat

Ilmu Syar’iat, yaitu ilmu tentang perintah dan larangan Allah yang harus disampaikan kepada para Nabi dan Rasul melalui jalan wahyu (wahyu tasyri’), baik yang langsung dari Allah maupun yang menggunakan perantaraan malaikat Jibril. Jadi semua wahyu yang diterima oleh para nabi semenjak Nabi Adam alaihissalam hingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah ilmu laduni termasuk yang diterima oleh Nabi Musa dari Nabi Khidir.Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Khidhir: “Yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Al-Kahfi: 65)

Di dalam hadits Imam Al Bukhari, Nabi Khidir alaihissalam berkata kepada Nabi Musa alaihissalam: “Sesungguhnya aku berada di atas sebuah ilmu dari ilmu Allah yang telah Dia ajarkan kepadaku yang engkau tidak mengetahuinya. Dan engkau (juga) berada di atas ilmu dari ilmu Allah yang Dia ajarkan kepadamu yang aku tidak mengetahuinya juga.”

Ilmu syari’at ini sifatnya kebenarannya mutlak, wajib dipelajari dan diamalkan oleh setiap mukalaf (baligh dan mukalaf ) sampai datang ajal kematiannya.

2.Ilmu ma’rifat

Ilmu Ma’rifat (hakikat), yaitu ilmu tentang sesuatu yang gaib melalui jalan kasyf ( wahyu ilham / terbukanya tabir gaib) atau ru’ya (mimpi) yang diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya yang mukmin dan shalih.

Ilmu kasyf inilah yang dimaksud dan dikenal dengan julukan “ilmu laduni” di kalangan ahli tasawuf. Sifat ilmu ini tidak boleh diyakini atau diamalkan manakala menyalahi ilmu syari’at yang sudah termaktub di dalam mushaf Al-Qur’an maupun kitab-kitab hadits. Menyalahi di sini bisa berbentuk menentang, menambah atau mengurangi.
Itulah uraian mengenai ilmu laduni semoga bermanfaat.(Hs.Foto.Istimewa)

Related posts