Pemkab Kaimana Raih Penghargaan Innovative Government Award 2023

Penulis : Dimas A Putra | Editor : Lina F | Foto : Kemendagri

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Kabupaten Kaimana meraih penghargaan Innovative Government Awward (IGA) 2023 kategori indeks regional tertinggi dan pengirim inovasi tercepat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diterima Bupati Kaimana Freddy Thie di Jakarta (12/12).

Dalam keterangannya, Bupati Freddy Thie mengatakan capaian yang diterima Kaimana ini diraih setelah melalui serangkaian tahapan penilaian. Adapun tahapan penilaiannya antara lain penjaringan, pengukuran, presentasi kepala daerah nominator terkait inovasi yang dilaporkan pada aplikasi indeks inovasi daerah (IID) serta validasi lapangan oleh tim penilai.

“Tentu capaian ini berkat kerja keras seluruh elemen daerah. Saya berterima kasih kepada seluruh OPD yang membersamai saya memajukan Kaimana. Dan juga kepada masyarakat Kaimana dari Ure sampai Pigo yang terus mendukung dan mendoakan berjalannya pemerintahan ini,” ujarnya, dikutip laman resmi Kabupaten Kaimana.

Selain itu, Bupati Freddy Thie mengungkapkan bahwa berbagai prestasi yang telah diraih oleh pemda Kaimana menjadi pemicu bagi seluruh perangkat daerah. Katanya, berbagai prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi dengan kerja kolektif antar elemen perangkat daerah.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi serta semangat baru bagi pemerintah daerah untuk membangun kerja sama dan kolaborasi untuk lebih baik lagi kedepannya,” ujar Bupati Freddy.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap penghargaan tersebut bukan hanya untuk mendapatkan award, tetapi inovasi untuk membuat sistem yang lebih baik.

Dia juga menegaskan kalau sistemnya sudah baik, siapa pun yang mengawakinya, maka sistem tersebut akan terus berjalan dan berkelanjutan. ia mengatakan sistem itu tidak bergantung sosok atau figur kepala daerah karena kesuksesan dalam sebuah inovasi adalah membangun sistem.

Untuk diketahui, penghargaan juga diberikan kepada 7 provinsi terinovatif, 16 kabupaten terinovatif, 10 kota terinovatif, 5 daerah tertinggal terinovatif, dan 4 daerah perbatasan terinovatif.