Pemkab KTT Bangun Tiga Ruang Terbuka Hijau

Tana Tidung-GPriority, Dalam setahun belakangan ini, Pemkab Tana Tidung, Kalimantan Utara, membangun sejumlah taman yang dijadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Selain memberikan sarana hiburan bagi masyarakat, ruang terbuka hijau itu juga diharapkan akan memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat ke depannya.

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Rico Ardianto mengatakan, ada tiga RTH yang sedang dibangun dan terus dilakukan guna mempercantik atau menata pemandangan kota.

Di antaranya RTH Stadion Mini yang ada di Desa Tideng Pale, RTH di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap dan RTH di Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap Hilir.

“RTH dibangun untuk menata kota lebih indah, lebih cantik dan lebih asri, sehingga dapat digunakan sebagai sarana hiburan, sarana menjalin silaturahmi dan berinteraksi antar warga. Selain itu juga dapat merangkul para pedagang dengan memberdayakan masyarakat setempat membuka usaha sebagai pelengkap RTH yang ada,” ungkap Rico, Jumat (17/7/2020).

Untuk RTH di Stadion Mini, pihaknya menyiapkan space dengan luasan 15×40 meter persegi dengan tujuan dapat dibangun lapak-lapak pedagang, namun dengan ketentuan lapak hanya digunakan beberapa jam saja, mulai sore hari hingga malam hari. Sementara pada pagi dan siang hari space tersebut benar-benar bersih.

“Space yang kami siapkan hanya digunakan berjualan sore hari sampai malam hari saja, sedangkan siangnya benar-benar bersih, artinya tidak ada gerobak atau rombong yang tersisa disana. Untuk memberdayakan masyarakat sekitar dalam peningkatan ekonomi, kami akan melibatkan pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (DisperindagKop) dan UMKM,” tambah Rico.

Begitupula dengan RTH di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap dan RTH di Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap Hilir tersedia kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk membuka usaha dan meningkatkan perekonomian melalui pembangunan RTH ini nantinya.

Seperti diketahui bersama, RTH Stadion Mini yang dibangun dengan menggunakan anggaran senilai Rp2.250.000.000, bertujuan sebagai public space yang berada persis di tengah kota atau pusat aktivitas masyarakat.

RTH Limbu Sedulun pun sebagai public space yang lebih mengedepankan penyiapan arena bermain bagi anak-anak untuk bermain air kolam (air mancur, Red), lokasi RTH yang estetik berada di bantaran Sungai Sesayap dan menjadi identitas kawasan.#(FBI)

Related posts