Penelitian: Malas Mandi Jadi Salah Satu Pertanda Masalah Kesehatan Mental

malas mandi hingga tak peduli merawat diri, disebut menjadi salah satu pertanda masalah kesehatan mental/Foto : Dok. Shutterstock malas mandi hingga tak peduli merawat diri, disebut menjadi salah satu pertanda masalah kesehatan mental/Foto : Dok. Shutterstock

Jakarta, GPriority.co.id – Jika anda memiliki kebiasaan malas mandi, penelitian ini mungkin akan mengejutkan anda. Pasalnya, ditemukan fakta bahwa malas mandi menjadi salah satu pertanda masalah kesehatan mental.

Menurut studi MedRxiv yang dilakukan pada tahun 2025 ini, gejala depresi mampu menurunkan personal hygiene, salah satunya kebiasaan mandi. Senada, sebuah riset di Turki juga mengungkap bahwa lansia yang mengidap depresi lebih rentan mengalami self-neglect (pengabaian terhadap diri sendiri).

Sementara itu, di Indonesia penelitian dilakukan oleh Rumah Berdaya Denpasar. Hasil yang ditemukan juga senada dengan penelitian sebelumnya, dimana penderita gangguan jiwa lebih sering mengabaikan kebersihan dalam kesehariannya.

Dengan demikian, malas mandi dapat menjadi salah satu indikator seseorang memiliki masalah psikologis. Namun, bukan berarti selalu mengarah pada gangguan jiwa. Bisa jadi juga karena faktor depresi, trauma, hingga adanya gangguan pada fungsi eksekutif otak, dimana bagian tersebut berperan pada penurunan motivasi seseorang untuk merawat dirinya sendiri.

Lebih lanjut dilansir dari laporan harian Jepang The Mainichi yang terbit pada Jumat, 4 Mei 2025 lalu, Ken Utagaw, ketua dari Organisasi Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Masyarakat yang juga pengidap skizoafektif, mengakui jika mandi menjadi musuh utama bagi para penderita depresi.

Utagawa bahkan mengklaim, “Semua orang depresi pasti merasakan hal ini. Namun belum banyak orang tahu tentang masalah ini.”

Utagawa mengaku jika dirinya pernah tidak mandi dalam dua minggu bahkan setahun lamanya. Ketika sedang merasa depresi, dirinya hanya ingin tidur lelap. Ia bahkan juga tak ingin makan dan melakukan hal lainnya. Menurutnya, mandi bukan menjadi prioritas yang harus diutamakan dalam hidupnya.

Kendati demikian, saat tidak merasa depresi dirinya akan sangat menikmati ritual mandi serta berendamnya. Walaupun saat depresinya muncul energinya akan habis terkuras dan tubuhnya pun lemas.

Menurut Yuichiro Kasuga, seorang psikiater serta Kepala Klinik Fuchi Kokoro di Fuchu, Tokyo, depresi memang dapat menyebabkan penurunan fungsi otak pada penderitanya. Sehingga sangat wajar jika terjadi penurunan motivasi hingga tubuh yang lelah. Bahkan hanya sekadar melepas baju pun, mereka akan merasa malas.

Lantas, apakah anda pernah merasakannya juga?