Jakarta, GPriority.co.id – Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan energi bagi operasional penanganan bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah Sumatera tetap terpenuhi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa dukungan energi memiliki peran penting dalam memperlancar upaya tanggap darurat.
“Dukungan energi menjadi bagian krusial dalam mempercepat proses penyelamatan, distribusi bantuan, dan pemulihan akses publik,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (29/11).
Sebagai prioritas, perusahaan menyalurkan 6.000 liter avtur untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pasokan tersebut dimanfaatkan untuk operasional pesawat dalam misi kemanusiaan, mulai dari pengiriman logistik hingga pemantauan udara.
“Pengiriman avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus,” kata Roberth.
Avtur itu diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dengan tujuan Sibolga dan wilayah sekitarnya. Selain itu, Pertamina Patra Niaga menyalurkan 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat BNPB, 5.000 liter Dexlite bagi Pemerintah Daerah Tapanuli Utara, serta 1.000 liter Pertamax untuk kebutuhan kendaraan Lanud Soewondo Medan.
“Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan,” imbuhnya.
Di luar dukungan kedaruratan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan distribusi BBM dan LPG untuk masyarakat berjalan normal di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan wilayah sekitarnya. Pemantauan suplai dilakukan setiap hari melalui skema Regular Alternative Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai agar stok di SPBU serta lembaga penyalur tetap terjaga.
Roberth menjelaskan bahwa tantangan sempat muncul di jalur laut SPM Belawan akibat gelombang tinggi. Namun kapal kini sudah bersandar, memungkinkan proses bongkar muat kembali berlangsung dan suplai mulai stabil. Untuk kebutuhan LPG di Tapanuli Raya dan Sibolga, perusahaan menambah 30 skid tank dari IT Dumai.
Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebutuhan energi masyarakat terdampak dan menyesuaikan bantuan berdasarkan kondisi lapangan. Sejak, Kamis (13/11), perusahaan juga telah mengaktifkan Satgas Nataru guna memperkuat pengamanan pasokan energi secara nasional.
