Perumahan Untuk Rakyat,Strategi Pengentasan Kemiskinan

Jakarta,Gpriority- Rumah sangat penting bagi kehidupan manusia, terlebih di kala pandemi Covid-19 melanda. Tanpa rumah, kemungkinan besar masyarakat terpapar Covid-19 bisa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada pelaksanaan program perumahan di Indonesia ke depan akan fokus pada program pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting di Indonesia. Selain program perumahan, Kementerian PUPR juga akan mendorong penyediaan jaringan air bersih dan sanitasi guna mendukung pencapaian target tersebut.

“Penyediaan perumahan di Indonesia ke depan akan tetap menjadi perhatian pemerintah dan diminta untuk lebih fokus pada pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting di Indonesia,” ujar Menteri PUPR saat memberikan sambutan pengarahan pada Puncak Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2021 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (25/8/2021)

Menteri PUPR menambahkan, pemerintah terus mendorong pelaksanaan penyediaan perumahan melalui Program Sejuta Rumah. Untuk itu, dirinya meminta para pemangku kepentingan bidang perumahan di seluruh Indonesia untuk  bersama-sama saling mendukung dan meningkatkan pembangunan hunian yang layak dan berkualitas bagi masyarakat.

Pada peringatan Hapernas 2021 ini, Menteri PUPR juga mengingatkan agar bangsa Indonesia senantiasa bersyukur karena masih diberikan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu tentunya diperlukan hunian yang layak huni sehingga kesehatan masyarakat bisa terjaga dengan baik.

“Bagi masyarakat yang terpapar Covid – 19 kalau rumahnya tidak layak huni tentu tidak disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah karena bisa menular ke seluruh anggota keluarga. Tapi kalau rumahnya layak diperbolehkan dan dimonitor kesehatannya. Pengentasan kemiskinan dan stunting nantinya tidak cukup dengan bantuan sosial saja, tapi Kementerian PUPR akan mendukung dengan program perumahan, air bersih dan sanitasi,” terangnya.

Kementerian PUPR, imbuhnya, juga akan berkoordinasi dengan BKKBN dan Kementerian Koordinator PMK serta DPR RI agar ke depan pelaksanaan program perumahan yakni Program Sejuta Rumah bisa dilaksanakan di daerah yang termasuk daerah yang memiliki angka kemiskinan dan stunting. kepala BKKBN dalam rangka stunting penurunan..di minta sebagai Perpres untuk program perumahan air bersih dan sanitasi.

“Program perumahan harus fokus dalam kawasan pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Misalnya Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dilaksanakan fokus ke daerah dan tidak terpencar-pencar lokasinya,” tutupnya. (Hs.Foto. Kombik Dirjen Perumahan PUPR)

Related posts