PUPR Rampungkan Segera Bendungan Tiga Dihaji demi Irigasi di Sumsel

Guna memenuhi target visium 2030 yakni rasio tampungan air terhadap jumlah penduduk bisa mencapai 120 meter kubik per kapita pertahun, Kementerian PUPR membangun sejumlah bendungan termasuk Bendungan Tiga Dihaji yang terletak di Provinsi Sumatera selatan.

Dijelaskan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya beberapa waktu yang lalu, hingga saat ini progres pembangunannya telah mencapai 80% dan diperkirakan dalam waktu dekat ini akan segera selesai dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. “ Dengan adanya bendungan ini masyarakat Sumsel tidak akan merasakan banjir. Tidak hanya itu dengan hadirnya bendungan pertama di Provinsi Sumsel ini, akan menambah banyak kapasitas daerah Irigasi. Dengan demikian hasil pertanian di Sumsel akan terus terjaga sepanjang tahun.

Kepala Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Ditjen SDA Kementerian PUPR Birendrajana mengatakan selain banjir dan menambah daerah irigasi, Bendungan Tiga Dihaji juga memiliki peran untuk menjaga kestabilan suplai air di Komering pada masa musim kemarau, sehingga tidak terlalu lagi mengandalkan sungai komering.

“Saat musim kemarau tiba debit air sungai Komering yang masuk ke saluran irigasi sangat kecil. Sementara pada musim hujan elevasi sungai Komering naik mengakibatkan debit air sungai Komering yang masuk ke saluran relatif  cukup besar dan membawa cukup banyak kandungan lumpur yang mengendap di saluran,” kata Birendrajana.

Lebih lanjut dikatakan Birendrajana, kelebihan lainnya yang dimiliki oleh Bendungan Tiga Dihaji adalah pemenuhan kebutuhan air baku, pembangkit listrik dan juga sarana pariwisata dan olahraga.

Birendrajana berharap bendungan yang memakan biaya Rp.619,6 Miliar ini bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat ini, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Sumsel.(Hs.Foto.dok.Humas PUPR)

Related posts