Resmi Menjabat PLH Bupati Fakfak,Ali Baham Temongmere: Siap Menjalankan Tugas

Fakfak,Gpriority-Guna mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Bupati Fakfak Dr Mohammad Uswanas M.Si dan Wakil Bupati Abraham Sopaheluwakan dikarenakan masa jabatannya sudah berakhir, Sekda,Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP pada Rabu (24/3/2021) diangkat menjadi PLH Bupati Fakfak hingga pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih di bulan April nanti.

“Berdasarkan Surat Radiogram Gubernur Provinsi Papua Barat Nomor : 131/07/GPB/2021, tanggal 23 Maret 2021, perihal berakhir masa jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Fakfak pada 24 Maret 2021. Hari ini di Gedung Winder Tuare, saya menyerahkan tugas pemerintahan kepada Sekda Kabupaten Fakfak sebagai Plh Bupati Fakfak hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terpilih,” ucap Mohammad Uswanas dikutip dari primarakyat.com.

Lebih lanjut dikatakan Uswanas,” Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Fakfak, Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala dinas dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang telah mendukungnya dalam melaksanakan tugas selama menjabat Bupati bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik dan di periode kedua bersama Wakil Bupati Abraham Sopaheluwakan.”

Uswanas juga meminta kepada masyakarat Fakfak untuk kembali bersatu pasca Pilkada usai dan memberikan dukungannya kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terpilih Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom, yang sebentar lagi akan dilantik dalam melaksanakan tugasnya.

Dihubungi via sambungan telepon (24/3/2021), PLH Bupati Fakfak Ali Baham Temongmere mengatakan siap mengemban tugas yang diamanatkan hingga bupati dan wakil bupati Fakfak periode 2021-2024 dilantik.

“ Ada 3 tugas yang akan saya laksanakan. Yang pertama menjalankan tugas-tugas rutin bupati yang sedang berjalan seperti menindaklanjuti kegiatan-kegiatan yang telah di programkan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dari Karas Pulau Tiga sampai Wamosan dan kegiatan lainnya yang telah dijalani bupati, kedua menyiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati Fakfak periode 2021-2024, ketiga melaporkan tugas-tugas kepada Gubernur Papua Barat, “ jelas Ali Baham.

Ali Baham juga mengatakan tidak akan melakukan kebijakan-kebijakan yang sifatnya strategis dan berdampak pada hukum seperti perombakan organisasi kepegawaian serta alokasi anggaran.

Diakhir perbincangan Ali Baham meminta doa dan dukungan dari masyarakat Fakfak, Forkominda dan juga rekan-rekan media sehingga beliau bisa menjalankan tugas ini dengan penuh amanah.(Hs)

Related posts