Sejarah UNCEN dan Daftar Prodinya

Jakarta, GPriority.co id– Sebagai wilayah yang terletak di bagian Timur Indonesia, pendidikan memang menjadi masalah utama di Papua. Letaknya yang jauh dari Ibu Kota serta akses yang kurang memadai menyebabkan pulau ini sulit terjangkau bantuan pendidikan.

Atas cita-cita memperbaiki tingkat pendidikan di Papua ini, maka pada 10 November 1962 sebuah perguruan tinggi di Jayapura, Provinsi Papua dengan nama Universitas Cendrawasih (UNCEN) resmi didirikan. Berdasarkan Keputusan Presiden RI No.389, tanggal 31 Desember 1962 dan Keputusan bersama WAMPA / Kordinator Urusan Irian Barat (sekarang Papua), dan Menteri PTIP. No.140 / PTIP/ 1962 tanggal 10 November 1962. Kampus ini telah diakui melalui penetapan akreditasi ‘B’ berdasarkan surat keputusan nomor 440/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/PT/VII/2020 dari BAN PT.

Sejarah
Sebagai provinsi yang didominasi penduduk beragama Kristen, peran gereja Protestan pada tahun 1856 dan Katholik tahun 1921 telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penyelenggaraan awal pengembangan pendidikan di Papua.

Saat itu Irian Barat secara administrasi masih di bawah Pemerintahan United Nations For Temporary Authority (UNTEA) bentukan Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB), yang mana secara administrasi Papua (Irian Barat) belum resmi kembali menjadi bagian Indonesia.

Pada tanggal 1 Oktober 1962 dibentuk panitia persiapan Pendiri Universitas Negeri di Jayapura (Hollandia) (Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (P.T.I.P). Panitia Persiapan itu bertugas mengadakan persiapan pendirian suatu Universitas Negeri di Jayapura dan wajib melaporkan segala sesuatu tentang penyelenggaraan tugas dan hasilnya Kepada Biro Pengajaran dan Pendidikan Departemen P.T.I.P. Boestaman S.H.

Dalam proses persiapan itu, Panitia Persiapan mengadakan pertemuan sebanyak 3 kali, yaitu pada tanggal 6, 10, dan 13 Oktober 1962 di kediaman Prof. Dr. R. Moestopo. Setelah pertemuan itu, diadakan pertemuan-pertemuan dengan pihak dan lembaga lainnya. Termasuk pertemuan dengan dengan Dewan-dewan Gereja di Indonesia dan Wali Gereja Indonesia untuk mendapat dukungan dari golongan Protestan dan Katholik di Irian Barat.

Demi memperkuat terbentuknya Universitas Cenderawasih, dibentuk panitia yang mengurus dan menjabat dalam struktur perkembangan, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Pada 29 Oktober 1962 dilakukan pertemuan dengan Mr Robert Davee, Director of cultural affair UNTEA. Pertemuan itu tidak mencapai kesepakatan. Karena itu, dilakukan sejumlah diskusi dan pertemuan lainnya hingga menghasilkan keputusan yang menyetujui berdirinya Universitas Cendrawasih.

Maka, pada 10 November 1962 Jam 20.00 secara resmi Universitas Cenderawasih dibuka oleh Wakil Kepala Perwakilan RI yaitu Max Maramis, di gedung OSIBA (Opleiding Schoolvoor lheemsche Bestuursambtenaren, Sekolah Pangreh Praja). Selanjutnya, tanggal 1 Mei 1963 Irian Barat secara resmi diserahkan Kembali kepada Indonesia. Dengan demikian Uncen menjadi satu-satunya lembaga Pemerintahan RI yang pertama berdiri di Irian Barat (Papua), di samping perwakilan RI.

Program Studi
Pada awal berdirinya, UNCEN hanya memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Hukum Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (FHKK), dengan Jurusan Hukum ketatanegaraan dan jurusan ketataniagaan. Sedangkan fakultas yang kedua adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), memiliki jurusan: Bahasa dan sastra Indonesia, bahasa dan sastra Inggris, Sejarah, Geogra, dan Ilmu Pendidikan.
 
Saat ini terdapat 9 fakultas dengan lebih dari 65 program studi yang bisa diikuti. Daftar fakultas dan program studi yang ada di UNCEN adalah:

1.Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Program Studi: Pendidikan Matematika, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Kimia, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Manajemen Pendidikan.

2.Fakultas Ilmu Keolahragaa
Program Studi: Ilmu Keolahragaan dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi.

3.Fakultas Teknik
Program Studi: Teknik Sipil, Teknik Pertambangan, Teknik Perencanaan dan Wilayah Kota, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro.

4.Fakultas Kesehatan Masyarakat
Program Studi: Kesehatan Masyarakat.

5.Fakultas Ilmu Hukum
Program Studi: Imu Hukum.

6.Fakultas Ekonomi
Program Studi: Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan.

7.Fakultas Kedokteran
Program Studi: Pendidikan Dokter dan Ilmu Keperawatan.

8.Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi: Ilmu Kesejahteraan Sosial, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Antropologi, Ilmu Administrasi Perkantoran, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Perpustakaan.

9.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi: Biologi, Farmasi, Fisika, Geofisika, Kelautan, Kimia, Matematika, Sistem Informasi, dan Statistika. (Vn)

Related posts