Universitas Muhammadiyah Maumere Jadi Viral Karena Terima Hasil Bumi Untuk Bayar Kuliah

Jakarta, GPriority.co.id – Isu biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang mengalami kenaikan, menimbulkan polemik bagi masyarakat Indonesia. Kebijakan kenaikan UKT ini dinilai akan memberatkan banyak pihak. Terutama bagi orangtua mahasiswa yang berasal dari kalangan menengah kebawah.

Namun, sebuah universitas di daerah Maumere, Nusa Tenggara Timur, menjadi viral usai mengeluarkan kebijakan untuk membantu mahasiswa-nya dalam membayar uang kuliah dengan hasil bumi seperti pisang dan ikan laut. Peraturan ini bahkan sudah dimulai sejak 2018.

Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere (UM Maumere), Erwin Prasetyo, mengatakan bahwa pihak kampus membantu mejual hasil bumi mahasiswa untuk menutupi biaya kuliah. Selain itu, UM Maumere juga memberikan pembebasan biaya bagi anak yatim dan beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an (hafidz atau hafidzoh).

Kebijakan ini dinilai sangat mulai, karena mendukung pendidikan dan memberdayakan fakir miskin. Terlebih lagi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dalam berbagai hal.

Setelah mengetahui kebijakan tersebut, banyak netizen Indonesia yang mengutarakan respectnya kepada Universitas Muhammadiyah Maumere.

“Respect untuk Muhammadiyah (Maumere). Mereka memang nggak pandang bulu dalam membantu. Sekalipun non Muslim, kalau memang membutuhkan, pasti dibantu,” tulis seorang netizen.

Meski mayoritas masyarakat NTT menganut agama Katolik, namun UM Maumere tetap menyediakan bantuan keringan pemabayaran UKT dengan hasil bumi.

Kebijakan ini juga dinilai sebagai definisi sebenarnya dari toleransi. Bukan hanya toleransi soal agama, tetapi toleransi soal tingkat perekonomian masyarakatnya yang berbeda-beda.

Foto : Universitas Muhammadiyah Maumere (UM Maumere)