Usai Dilantik Ibrahim Ali: Utamakan Sektor Pendidikan di KTT

Usai dilantik Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali, menyebut sektor pendidikan jadi program kerja utama dalam 100 hari kerjanya ke depan.

Program tersebut sebagiannya ialah fasilitas sarana bagi guru sekolah dan siswa, percepatan pembangunan listrik, reformasi birokrasi.

Ibrahim Ali dan Hendrik resmi jabat Bupati dan Wakil Bupati KTT periode 2021-2024. Keduanya dilantik oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Tanjung Selor, Jumat (26/02/2021).

Dia mengatakan, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki KTT pun harus digenjot, karena melihat SDM yang masih kurang.

“Bupati sebelumnya sudah membangun sekolah-sekolah yang cukup bagus. Tapi jika tidak ditopang dan dibantu dengan SDMnya, maka tidak akan bermanfaat dengan baik. Kami akan merealisasikan program kerja prioritas pada masa kerja 100 hari kerja sesuai visi misi yang disampaikan selama kampanye,” kata Ibrahim Ali.

“Maka ke depan kita akan fokus untuk memberikan beasiswa kepada adik-adik kita, supaya mereka tidak ada lagi yang menjadi hambatan untuk berbicara tentang masalah perguruan tinggi. Saya tidak mau,” sambungnya.

Begitu juga dengan pengadaan seragam sekolah dan alat tulisnya secara gratis kepada siswa-siswi pun dinilainya sangat mungkin dilakukan dengan menggunakan APBD sebagai sumbangsih Pemkab Tana Tidung kepada peserta didik.

“Anggaran pengadaan dua program kerja ini akan mulai diprioritaskan dalam APBD 2021 sehingga tidak menyulitkan untuk mewujudkannya,” terang pria yang akrab Bram itu.

Orang nomor 1 di KTT itu juga berkomitmen untuk menaikkan anggaran beasiswa pendidikan untuk KTT.

“Tidak ada lagi adik-adik saya di KTT nanti yang putus kuliah hanya karena tidak bisa membiayai atau membayar uang semester. Yang kemarin hanya Rp240 juta, Insya Allah tahun ini, akan kita naikkan menjadi Rp 1 miliar sampai dengan Rp 1,5 miliar kedepannya,” ujar Bram.

Tak hanya itu, menurut Bram, pengadaan laptop bagi 500-an guru di Kabupaten Tana Tidung (KTT) wajar dan sah saja untuk kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) terutama di masa pandemi Covid-19.

“Bantuan untuk sektor pendidikan mulai pakaian seragam dan alat tulis secara gratis kepada anak-anak sekolah bahkan pengadaan laptop bagi seluruh tenaga guru,” tutupnya.

Diketahui, pada Pilkada 2020 lalu, pasangan calon nomor urut 1 Ibrahim Ali-Hendrik menggunguli ketiga Paslon lainnya.

Ibrahim-Hendrik mendapat total 6.851 suara disusul Paslon nomor urut 3 Umi Suhartini-Herman dengan 5.515 suara.

Sementara Paslon nomor urut 4 Markus-Hamjah menempati urutan ketiga dengan 2.106 suara dan Paslon nomor urut 2 Sofian Raga-Juid mendapat suara paling kecil dengan jumlah 221 suara.(FBI)

Related posts