Wawalikota Jogja dukung donor plasma konvalesen

Yogyakarta,Gpriority-Plasma konvalesen atau plasma darah dari pasien yang sembuh dari infeksi virus corona mampu menjadi terapi yang aman untuk pasien Covid-19.

Berbekal alasan itulah pada Rabu (10/2/2021)Komunitas Forum Jogja Raya mengadakan kegiatan donor darah dan donor darah plasma konvalesen. Namun sebelum acara berlangsung mereka terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Balaikota untuk mendapatkan izin.

Usai melakukan audiensi, Heroe Poerwadi seperti dikutip warta.jogjakota.go.id,Rabu (10/2/2021) mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengapresiasi dan siap mendukung penuh kegiatan sosial yang diinisiasi komunitas untuk membantu masyarakat Yogyakarta yang terkena Covid-19.

“Tapi dalam pelaksanaan kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan. Jumlah orang harus diperhatikan agar tidak berkerumun.Untuk itu saya minta mereka agar membuat jadwal agar tidak ada kerumunan,” kata Heroe.

Heroe juga menyarankan kepada Komunitas Forum Jogja Raya untuk melakukan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta terkait hal-hal teknis mengenai donor plasma konvalesen. Mengingat donor plasma konvalesen dan terapi plasma konvalesen merupakan hal baru sebagai upaya mengobati pasien Covid-19.

Heroe juga meminta kepada komunitas tersebut agar bisa melakukan edukasi ke masyarakat terkait donor plasma konvalesen sehingga semakin banyak penyintas yang bersedia menjadi pendonor.

“Kami harap bisa menumbuhkan semangat para penyintas Covid-19. Mereka bisa memberi arti lebih dengan menjadi pendonor plasma konvalesen,” imbuh Heroe.

Dikutip dari situs yang sama, salah seorang Pengurus Komunitas Forum Jogja Raya, Alouvie RM mengatakan,bahwa rencana kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen berawal dari keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan rumah sakit di Yogyakarta yang banyak yang kekurangan darah.

“Dari situ kami sepakat bersama-sama untuk menyumbangkan apa yang bisa dilakukan untuk Yogyakarta dan masyarakat yang membutuhkan dengan mengadakan kegiatan donor darah dan donor plasma,” ucap Alouvie.

Dia menyebut sebagian anggota komunitas pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah sembuh. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh dan bersedia mendonorkan. “Rencana kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen diadakan pada akhir Februari atau awal Maret 202,” tambahnya.

Alouvie juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PMI Yogyakarta dan mereka bersedia membantu untuk pelaksanaannya.

Wakil Ketua Bidang Bencana dan Humas PMI Kota Yogyakarta Munif Tauchid membenarkan ucapan Alouvie. “Permintaan donor plasma luar biasa. PMI Kota Yogyakarta tidak bisa mencukupi permintaan baik dari kota maupun dari luar. Rata-rata tiap hari ada sekitar 25 panggilan permintaan donor plasma. Total sudah ada 93 orang penyintas Covid-19 yang telah mendonorkan plasma ke PMI Kota Yogyakarta,namun jumlah tersebut tetap tidak mencukupi. Berbekal alasan itulah maka saat Komunitas Forum Jogja Raya datang ke kantor kami dan mengutarakan akan menggelar kegiatan donor plasma konvalesen dan donor darah, kami sangat mendukung dan bersedia membantu,”ucap Munif Tauchid.

Lebih lanjut dikatakan Munif,” Untuk pelaksanaannya kami menyarankan agar melakukannya di kantor PMI Kota Yogyakarta mengingat peralatan yang dipergunakan untuk plasma konvalesen tidak bisa dibawa ke luar.”(Hs.Foto.dok.Humas Pemkot Yogyakarta)

Related posts