100 Pelaku Wisata Terpilih Mengikuti Kursus Bahas Inggris Online

Jakarta,gpriority-Guna meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris pelaku pariwisata untuk meningkatkan daya saing,Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggandeng PT. Cerdas Digital Nusantara (Cakap.com) untuk memfasilitasinya.

Saat ini, industri pariwisata Tanah Air sangat terpukul dengan adanya pandemi Covid-19. Tidak sedikit yang kehilangan pendapatan bahkan harus berhenti beraktivitas.

“Pandemi ini berdampak besar terhadap industri pariwisata karena terbatasnya mobilitas masyarakat.Meski begitu, pelaku pariwisata harus tetap memiliki aktifitas positif dengan cara meningkatkan keahlian dan keterampilan diri untuk menghadapi kondisi saat ini maupun tantangan yang akan muncul pasca pandemi. Oleh karena itu, Kemenparekraf/Baparekraf memfasilitasi pelatihan online gratis untuk upskilling dan reskilling, salah satunya pelatihan online bahasa Inggris” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio.

Seleksi peserta telah dilakukan pada akhir April lalu dan berhasil menjaring kurang lebih 600 orang, dan sebagian berasal dari lima destinasi super prioritas (DSP), daerah terdampak COVID-19, dan destinasi wisata lainnya.

Sebanyak 100 orang dinyatakan lolos dan dibagi menjadi 10 kelompok. Peserta merupakan perwakilan dari pelaku pariwisata yang sebagian besar bekerja sebagai pemandu wisata,pengelola homestay dan anggota kelompok sadar wisata.

Pelatihan dilaksanakan selama enam bulan, yakni pada Mei hingga November dengan durasi setiap pertemuan 50 menit.

Peserta mengikuti placement test, mid-test, dan final test untuk mengukur pencapaian pembelajaran. Materi yang akan diberikan mulai dari percakapan bahasa Inggris dasarhingga mempromosikan daya tarik wisata.

Tomy Yunus, CEO Cakap, mengatakan “kami sangat senang dapat bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk bersama sama mendukung peningkatan SDM unggul di tengah Pandemi Covid-19 lewat inisiatif pembelajaran jarak jauh secara 2 arah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di seluruh provinsi untuk tetap produktif dari rumah.”

Meski dilakukan secara online, pembelajaran dilakukan dua arah secara real time dengan pelatih professional yang dihadirkan dalam kelas virtual. Modul pembelajaran dalam bentuk soft-copy juga disediakan di setiap sesi. Peserta dengan kehadiran di atas 85 persen akan mendapat sertifikat.(Hs)

Related posts