Sempat Musuhan, Donald Trump-Elon Musk Kembali Bersahabat

Sempat Musuhan, Donald Trump-Elon Musk Kembali Bersahabat/Foto : Dok. Northeastern University Sempat Musuhan, Donald Trump-Elon Musk Kembali Bersahabat/Foto : Dok. Northeastern University

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Presiden AS (Amerika Serikat) Donald Trump, sempat bermusuhan dengan pendiri Tesla sekaligus miliarder Elon Musk pada bulan Juni lalu.

Dikutip dari laporan reuters, saat ini Musk membuat sebuah cuitan di akun X resminya dan menyebut nama Donald Trump tercantum dalam berkas rahasia milik Jeffrey Epstein. seorang pengusaha terkenal serta pelaku perdagangan seks. Epstein sendiri bunuh diri pada 2019 silam sebelum masa persidangannya.

Menanggapi cuitan Musk, pihak Gedung Putih menilai tindakan CEO Starlink tersebut tidak ada untungnya. Namun, rekam jejak menunjukkan bahwa Trump pernah menghadiri beberapa agenda acara bersama Epstein di tahun 1990-an.

Setelah beberapa bulan bermusuhan, kini Trump dan Musk terlihat kembali bersahabat. Keduanya terlihat menghadiri acara Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, pada Selasa (18/11) malam.

“Beruntung sekali aku bersamamu, Elon,” kata Trump yang juga memuji pengurangan pajak baru untuk mobil dalam negeri pada pidatonya di acara tersebut.

Dalam momen itu, Trump turut mengenang masa pemilu 2024. Kala itu Musk menyumbang Rp1,1 triliun untuk kampanye Trump, hingga dirinya ditunjuk sebagai juru pangkas anggaran dan regulasi pada pemerintahan Trump.

Dibalik perdamaiannya dengan Musk, seorang sumber menyebut ada peran Wakil Presiden JD Vance dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles yang berperan penting.

“Baik Susie maupun JD telah menjelaskan kepada Elon bahwa ia memiliki jalur komunikasi yang terbuka dan bersedia juga mampu menjadi penyampai pesan dan perantara yang jujur di mana pun Elon ingin mendukung pemerintahan,” kata seorang sumber terdekat.

Lebih lanjut, sumber yang dirahasiakan namanya tersebut juga mengatakan jika Musk ingin publik tahu bahwa dirinya mengedepankan sikap suportif serta kolaboratif dalam pemerintahan Trump.

“Hubungan keduanya telah benar-benar mencair,” ujar sumber rahasia tersebut.

Sebelumnya, Musk juga sempat menyerukan pemakzulan Trump dan berjanji untuk meluncurkan partai ketiga yang dapat menghancurkan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu tahun depan.

Kabarnya, Musk dan Trump pertama kali terlihat berbincang kembali saat menghadiri pemakaman Charlie Kirk yang dibunuh di Arizona pada bulan September lalu.