Jakarta, GPriority.co.id – Meski dikenal sebagai negara dengan pasar musik dan penggemar yang bejibun, nyatanya saat ini banyak musisi luar negeri ogah konser di Indonesia. Penyebab utamanya disinyalir karena banyak aturan dan pungli yang ada.
Terakhir, seperti musisi internasional Taylor Swift misalnya. Melakukan konser di negara-negara tetangga seperti Jepang dan Singapura, Taylor Swift tak memasukkan Indonesia ke daftar ‘The Eras Tour’nya.
Menurut laporan, hal ini disebabkan karena proses perizinan yang rumit serta pungli (pungutan liar) yang merajalela. Hal ini dikonfirmasi oleh Dino Hamid selaku Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).
“Kalau ini memang sudah menjadi isu utama kami selama ini. Maka dari itu, program Perizinan Satu Pintu atau One Single Submission diharapkan dapat terus diproses dan disempurnakan,” ungkapnya.
Selain itu, pihak penyelenggara konser juga harus berurusan dengan berbagai instansi. Mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga otoritas lainnya. Lebih rumit lagi, masing-masing instansi tersebut juga memiliki persyaratan yang berbeda hingga akhirnya memakan waktu lama.
Jika dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura, Indonesia kalah jauh. Sebab, negara tersebut sudah memiliki sistem perizinan yang bukan hanya terpusat, tetapi juga cepat. Terlebih soal tantangan finansial yang menjadi penghalang bagi pihak penyelenggara.
Menurut salah satu penyelenggara konser dari Ravel Entertainment, Ravel Junardy, mengadakan konser di Indonesia kerap kali dikenakan biaya tak terduga. Hal ini pun yang menjadi tantangan bagi pihak penyelenggara. Akibatnya, mereka menganggap jika bisnis ini penuh dengan risiko.
Di sisi lain, infrastruktur dan transportasi yang juga terbatas, seringkali menjadi bahan pertimbangan bagi penyelenggara konser. Mulai dari venue konser, lapak parkir, hingga fasilitas lainnya.
Jika anda belum mengetahuinya, venue konser di Indonesia seperti JIS maupun GBK Senayan, memiliki parkir yang jaraknya jauh dari venue. Dibandingkan dengan Singapura, para penonton konser dapat langsung keluar stadion bahkan hanya dalam waktu 30 menit.
